Bendahara Humas Setdakab Inhu Dirampok

Kawanan Rampok Sempat Lepaskan Tembakan ke Arah Polisi

Redaksi Redaksi
Kawanan Rampok Sempat Lepaskan Tembakan ke Arah Polisi
ilustrasi.net
RENGAT, riaueditor.com- Usai merampok uang sebesar Rp 113 juta dari tangan dua orang bendahara Humas Setdakab Inhu, Jum`at (18/7) siang tadi, empat orang kawanan rampok sempat menembak ke arah polisi yang sedang mengejarnya.

Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto melalui Kapolsek Rengat Barat Kompol Nipwin Hutabarat kepada wartawan mengatakan, "Setelah melakukan aksi perampokan di komplek kantor Bupati Inhu, empat kawanan rampok yang menggunakan dua sepeda motor jenis Yamaha Vixion dan Honda Megapro lari ke Jalan Lintas Timur dari Pematangreba menuju arah Pekanbaru.

Mendapat informasi terjadinya aksi perampokan, personil polisi di sektor Rengat Barat yang berada di jalan Lintas Timur Puncak Selasih, Desa Sei Dawu, langsung berlari ke arah jalan guna menangkap pelaku.

Namun, ketika sedang berlari dari arah kantor menuju jalan Lintas Timur, kawanan perampok tersebut melintas dengan kecepatan tinggi. Melihat dikejar, satu dari empat perampok yang berada diposisi belakang sempat menembaki polisi.

Selanjutnya, polisi yang mengejar juga melepaskan tembakan, tapi perampok berhasil kabur dari Pematang Reba menuju arah Pekanbaru.

"Pada peristiwa saling tembak itu tidak ada korban," ujar Kapolsek Rengat Barat Kompol Nipwin Hutabarat.

Dikatakannya, saat ini dia bersama personil Polsek Rengat Barat dan dibantu personil Polres Inhu sedang melakukan pengejaran.

Peristiwa perampokan berlangsung ketika umat muslim melaksanakan shalat Jum`at, (18/7) siang tadi. Dua orang bendahara humas Setdakab Inhu Raja Asmeri dan Khairiyah membawa uang dari Bank Riau Kepri Pematangreba dalam dua kantong plastik hitam.

Sesampainya di komplek kantor Bupati Inhu, dua bendahara itu langsung ditodong dengan senjata api oleh empat kawanan perampok. Dihadapan korban, para perampok itu sempat melepaskan tembakan. Alhasil, dari dua kantong plastik yang berisi uang, hanya satu yang dilarikan perampok, sedangkan satu kantong lagi berhasil diselamatkan korban.

Dari keterangan dua korban kepada polisi, total uang yang dirampok sebesar Rp 113 juta. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini