Kakek di Pekanbaru Ditemukan Tewas Di Kamar Mandi Mushalla

Redaksi Redaksi
Kakek di Pekanbaru Ditemukan Tewas Di Kamar Mandi Mushalla
riaueditor.com
Korban saat ditemukan tewas dikamar mandi Musholla.

PEKANBARU, riaueditor.com - Kamarudin alias Pak Cik (60) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi Mushalla Mujahidin di Jalan Angsa Putih Simpang Mushalla Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Senin (22/7/2019) malam sekitar pukul 19.30 WIB. 


Jenazah warga Jalan Angsa Putih Simpang Mushalla Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya tersebut pertama kali ditemukan oleh Andrizal yang hendak mengambil wudhu untuk menunaikan Sholat Isya.


Saat hendak mengambil wudhu, salah seorang warga mengeluhkan bahwa pintu kamar mandi mushalla dari kemarin terkunci dan tidak bisa dibuka, sehingga Andrizal berinisiatif membuka paksa pintu tersebut dengan cara menendang. 


Namun upaya itu tidak membuahkan hasil sehingga Andrizal berusaha memanjat loteng kamar mandi mushalla sambil menyikap loteng dan dikejutkan dengan sosok korban terbaring dilantai dengan posisi terbaring ke arah kanan dan kepala berlumuran darah. 


Kaget, Andrizal langsung memberitahukannya kepada Dodi Saputta (46) maupun jemaah atau warga yang berada di mushalla, bahwa ia melihat korban didalam kamar mandi Mushalla dalam keadaan tidak bernyawa, sehingga warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bukit Rayapihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Bukit Raya dan melakukan evakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan autopsi.


Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhi Dianda mengatakan, jika penyebab kematian korban diakibatkan korban terjatuh dikamar mandi musholla hingga berdarah dan meninggal dunia.


"Dugaan sementara karena terjatuh dikamar mandi musholla hingga berdarah dan meninggal dunia. Apalagi tidak ada tanda-tanda kekerasan terhadap korban," ujar Ipda Budhi Dianda. 


Lanjut dikatakan Budhi, dari keterangan saksi Andrizal, sebelum ditemukan tewas, korban pada hari Minggu (21/7/2019) siang sekitar pukul 15.00 WIB menjumpai salah seorang warga bernama Heri untuk keperluan meminjam sejumlah uang dengan alasan hendak menjenguk anaknya yang sedang sakit di wilayah Kabupaten Pelalawan.


"Setelah mendapatkan uang tersebut korban langsung buru-buru pergi meninggalkan Heri. Dan pada Senin (22/7/2019) malam, saksi Afrizal mendengar keluarganya ada mencari-cari keberadaan korban yang sejak hari Minggu tidak pulang kerumah," ungkap Budhi.  (dri) 


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini