Ini Tanggapan Bupati Suparman Terkait Insiden Ledakan di Rambah Samo

Redaksi Redaksi
Ini Tanggapan Bupati Suparman Terkait Insiden Ledakan di Rambah Samo
ist.

PS.PENGARAIAN, riaueditor.com- Bupati Rokan Hulu (Rohul) turut berduka cita atas insiden ledakan TNT milik Paskhas TNI AU di Desa Rambah Utama, Kecamatan Rambah Samo, Kamis (20/7) siang, yang menewaskan seorang warga dan melukai empat warga lain.

"Pertama kita turut berduka atas musibah ini (ledakan TNT). Mudah-mudahan musibah ini menjadi sebuah pelajaran bagi kita semua," sampai Bupati Rohul H. Suparman S.Sos, M.Si, usai memimpin Apel Peringatan Hari Anak Nasional 2017 di lapangan Kantor Bupati, Senin (24/717).

Menurut Bupati, ledakan TNT milik Paskhas TNI AU di ‎RT 01/ RW 02 Dusun Karya Bakti, Desa Rambah ‎Utama harus dijadikan sebuah pelajaran bagi masyarakat. Jika menemukan sesuatu benda mencurigakan agar segera dilaporkan ke RT/ RW atau ke Kepala Desa dan Camat, atau ke polisi setempat.

"Sebetulnya bisa kita antisipasi, tetapi pemahaman dan kelalaian‎ menjadi musibah yang merusak makna dari kegiatan tersebut (Latihan Perang dengan sandi Trisula Perkasa 2017)," jelasnya.

Pasca kejadian ledakan TNT milik TNI AU, Bupati Rohul Suparman tetap komitmen dengan keinginannya yang akan menjadikan Bandara Tuanku Tambusai Pasirpangaraian sebagai tempat latihan perang TNI dan Pos‎ Pengamanan Udara.

"Kita harus konsisten dengan keinginan yang baik," kata Bupati Suparman.

Ditanya soal biaya perobatan korban selamat di RSUD Rohul dan Puskesmas, diakui Bupati Suparman pihak TNI AU sudah bertanggung jawab.

"Yang meninggal dunia sudah diberikan santunan. Sekarang yang dalam pengobatan sedang menjalani perawatan intensif (di RSUD Rohul)," jelas mantan Ketua DPRD Provinsi Riau ini.

"Mudah-mudahan korban yang masih dirawat segera sembuh," harap Bupati Rohul Suparman.

Ledakan TNT milik Paskhas TNI AU di sebelah rumah kontrakan Kartono di RT 01/ RW 02 Dusun Karya Bakti, Desa Rambah ‎Utama, Kamis lalu menewaskan seorang warga setempat bernama Suwanda‎ alias Wanda (26).

Insiden tersebut juga melukai empat warga lain dan dirawat di RSUD Rohul yakni‎ Heru, Anto, Asep Sofian, dan Yudi Wiharjo. Sedangkan penghuni rumah kontrakan Kartono, Reni Cahyati yang terkejut mendengar ledakan tidak sampai satu hari dirawat di Puskesmas Rambah Samo II (dua).‎ (ys)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini