Herman: Satker PJJ Bina Marga PU Riau Bagi-bagi Duit Lebaran

Redaksi Redaksi
Herman: Satker PJJ Bina Marga PU Riau Bagi-bagi Duit Lebaran
ilustrasi
PEKANBARU, riaueditor.com - Sekitar seminggu jelang lebaran Idul Fitri 1436 H kemarin, para pejabat Satuan Kerja - Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker - PJJ) Bina Marga Riau, diduga membagi-bagikan duit kepada para aktifis LSM dan wartawan yang berkunjung ke kantor tersebut. Diduga kuat uang yang dibagi-bagi itu, berasal dari hasil korupsi proyek jalan nasional di Riau. Demikian disampaikan Herman (58) salah seorang aktifis LSM yang ditemui dua hari jelang lebaran kemarin, Rabu (14/7).

Herman menceritakan, salah seorang pejabat yang membagi-bagi duit lebaran pada Satker PJJ Wilayah II Bina Marga Riau, berinisial RS. Menurutnya, sekitar seminggu jelang lebaran kemarin, dirinya diajak oleh seseorang teman ke Kantor PJJ Bina Marga Riau yang beralamat di pertigaan Jalan Arifin Ahmad – Jalan Sukarno Hatta.

Sesampai disana, mereka melihat beberapa wartawan mingguan dan para aktifis LSM keluar dari kantor PJJ Bina Marga Riau seraya memperlihatkan angpau dalam sebuah amplop yang mereka peroleh dari staf PPK Rukun Sitepu lantai III.

Merasa penasaran kata Herman, ia bersama temannya pun mencoba naik ke lantai III. Disana, staf Rukun Sitepu bernama Anto langsung membagikan amplop berisi uang seraya meminta Herman bersama temannya menandatangani kwitansi kosong yang sudah disediakan.

Singkat cerita, setelah amplop dibuka ternyata berisi uang Rp 250 ribu. Merasa kecewa, Herman mengaku usai lebaran ini dirinya akan mengembalikan uang tersebut ke PPK RS.

"Saya kira isinya paling tidak Rp 1 juta. Eh, nyatanya cuma Rp 250 ribu, pakai tandatangan kwitansi pula. Dari pada kayak gini, habis lebaran ini saya kembalikan ke RS," ujarnya seraya menambahkan bahwa duit yang dibagikan kepada wartawan dan LSM bervariasi antara Rp 150 hingga Rp 250 ribu rupiah.

Herman mengatakan, selain RS, sejumlah PPK lainnya di Satker PJJ APBN Bina Marga Riau juga turut membagi-bagikan amplop berisi uang. Hanya saja mereka tidak diminta untuk menandatangani kwitansi.

Herman menduga, duit yang dibagi-bagi ke wartawan dan LSM oleh para pejabat Satker PJJ Bina Marga APBN Riau ini berasal dari uang hasil korupsi proyek jalan nasional di Riau. "Kalau bukan uang korupsi, mana mungkin mereka mau bagi-bagi duit," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satker PJJ Bina Marga Riau Wiayah II, Ir Dedy Mandarsyah MT yang dicoba dikonfirmasi, belum berhasil. "Jangankan pak Dedy, para PPK juga sudah tak masuk seminggu terakhir ini," ujar Satpam yang bertugas di kantor tersebut.

Sementara, pada tahun 2015 ini Satker PJJ Bina Marga Riau memperoleh alokasi APBN mencapai Rp 600 miliar. Dana pusat tersebut dialokasikan untuk menangani jalan nasional yang ada di Riau.

PJJ Wilayah I di bawah Kepala Satker Ir Akhyar Nasution, mengelola sebesar Rp 246 miliar lebih dengan empat PPK. Sedangkan Kepala Satker Wilyah II Ir Dedy Mandarsyah yang memimpin lima PPK, mengelola dana APBN sebesar Rp 318 miliar lebih. (fin)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini