Gara-gara Layangan, Seorang Petani di Inhil Meregang Nyawa

Redaksi Redaksi
Gara-gara Layangan, Seorang Petani di Inhil Meregang Nyawa
ist.
Sunjaya (40) korban kesetrum.

KEMPAS, riaueditor.com - Sunjaya (40), seorang petani warga Blok D, Desa Danau Pulai Indah Kecamatan Kempas meregang nyawa akibat kesetrum listrik tegangan tinggi pada Sabtu (26/8/2017) sekira pukul 16.45 Wib.

Kapolres Indragiri Hilir Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)  Dolifar Manurung, S.IK, M.Si, melalui Kapolsek Kempas AKP Andriyanto SIK membenarkan kejadian tragis tersebut berawal saat anak korban main layangan di depan rumahnya. 

"Saat sedang asyik bermain, tiba-tiba layangan tersebut tersangkut di kabel PLN. Anak korban kemudian meminta korban untuk mengambilnya, tanpa pikir panjang korban langsung mengambil engrek (pengait buah sawit) yang tangkainya terbuat dari besi, dan mencoba mengambil layangan tersebut. Namun tidak lama kemudian, korban terlihat sudah tergeletak kejang-kejang," ungkap Kapolsek Sabtu (26/08/17) malam. 

Melihat kondisi korban, anak korban yang bernama Lukman langsung memberi tahu tetangga, dan segera mengevakuasi korban ke dalam rumah serta menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Danau Pulai Indah.

 

"Hasil pemeriksaan tim medis Mumyachanah AMk menyatakan korban sudah meninggal dunia, dengan kondisi telapak kaki sedikit membiru dan saat ini korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan," imbuhnya.(afs)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini