Diduga Depresi, Seorang Remaja Putri Potong Nadi Tangan Disebuah Mal di Pekanbaru

Redaksi Redaksi
Diduga Depresi, Seorang Remaja Putri Potong Nadi Tangan Disebuah Mal di Pekanbaru
riaueditor
Korban saat dibawa ke RS Santa Maria Pekanbaru.

PEKANBARU, riaueditor.com - Seorang remaja putri di Kota Pekanbaru mencoba melakukan tindakan bunuh diri dengan cara memotong urat nadi pergelangan tangan kanan. 


Kapolsek Senapelan Kompol Kari Amsah Ritonga Sik SH membenarkan hal tersebut. 


"Benar yang mencoba bunuh diri, remaja putri berinisial SA (17), yang merupakan warga Jalan Sisingamangaraja RT 04 RW 05 Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekambaru," kata Ritonga saat dihubungi riaueditor.com, Senin (09/12).


Menurut Ritonga upaya bunuh diri tersebut terjadi di dalam toilet yang berada dilantai 1 sebuah mal di Pekanbaru, Minggu (8/12/2019) siang kemarin.


"Kejadiannya di dalam toilet yang berada dilantai 1 sebuah mal di Jalan Riau, Kecamatan Senapelan. Karena warga melapor ke Polsek Senapelan, maka kami terjun langsung mengamankan remaja putri tersebut dengan segera membawanya ke RS Santa Maria Pekanbaru," tutur Ritonga. 


Diutarakan Ritonga, terungkapnya kasus dugaan bunuh diri itu berawal saat seorang petugas cleaning service (CS) di mal itu sedang bertugas membersihkan lantai toilet.


"Sewaktu sedang bekerja membersihkan toilet wanita, saksi melihat ke arah bawah di toilet paling ujung, ada darah yang berserakan di lantai. Sementara pintu dalam kondisi tertutup dari dalam. Kaget, saksi mencoba menggedor pintu namun tak ada jawaban," kata Ritonga. 


Lanjut dia, saksi pun kemudian memberitahukan temuan tersebut kepada rekannya sesama cleaning service. 


Rekan saksi lalu mencoba mengeceknya, dengan cara memanjat dinding ruangan toilet yang berada disebelahnya.


Dia pun terkejut, saat mendapati ada seorang remaja putri tidak sadarkan diri dan bersimbah darah.


Temuan tersebut lalu dilaporkan ke security mal. Petugas security bergegas dan mendobrak pintu toilet untuk menyelamatkan korban dilanjutkan dengan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Senapelan.


"Begitu mendapat loporan, kita langsung menuju ke lokasi dan mendapati seorang remaja putri tak sadarkan diri bersimbah darah dengan pergelangan tangan kanan robek akibat sayatan pisau," ungkap Kariamsah. 


Korban pun langsung dibawa ke RS Santa Maria untuk dilakukan perawatan intensif. Beruntung korban berhasil diselamatkan. 


"Petugas yang melakukan olah tempat kejadian perkara juga sudah memintai keterangan saksi dan mengamankan barang bukti sebilah pisau yang digunakan korban untuk menyayat nadi pergelangan tangannya Kariamsah. 


Masih kata Kariamsah, pihaknya juga sudah menghubungi keluarga korban dan menyerahkan barang-barang miliknya. (dri) 


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini