Dewan Pengawas KCUM Angkat Bicara

Redaksi Redaksi
Dewan Pengawas KCUM Angkat Bicara
images
RENGAT, riaueditor.com - Banyaknya tudingan yang dilancarkan berbagai pihak terhadap Koperasi Citra Usaha Mandiri (KCUM) membuat gerah Dewan Pengawas KCUM tersebut, salah satunya datan dari seorang Dewan Pengawas KCUM Pasir Penyu Hatta Munir Selasa (14/1).

Hatta Munir menyatakan bahwa selama ini dirinya berusaha untuk tidak menggubris berbagai tudingan yang ditujukan kepada Koperasi KCUM.

"Sebagai Dewan Pengawas selama ini saya berusaha untuk diam dan tidak membalas berbagai tudingan buruk yang ditujukan oleh berbagai pihak terhadap KCUM, namun lama-lama hal ini harus disikapi juga", katanya.

Saya lebih baik menjadi pemberontak dari pada menjadi pengkhianat, membuat kebaikan memang tidak terlepas dari rintangan, bahkan hujatan pun tidak dapat dihindarkan, kata Hatta Munir selaku kepada media ini.

Hujatan yang dilontarkan kepada Ketua KCUM Wismey Indra tidak saja dari pěhak ketiga, bahkan dari oknum anggota dan pengurus KCUM itu sendiri,  dengan bermacam-macam hujatan, Hal ini sangat disayangkan sekali, apalagi terhadap oknum anggota pengurus yang berkomentar dibeberapa media, ucapnya.

Padahal, sambungnya, selama ini mereka ikut berjuang untuk kepentingan masyarakat dalam mendapatkan lahan eks HGU PT.TPP, dan kesana sini sampai ke Jakarta juga ikut memakai dana KCUM biaya akomodasi dan dana-dana lainnya dalam kepentingan perjuangan, begitu SK HGU PT.TPP diperpanjang BPN RI, beberapa oknum anggota dan pengurus KCUM berbalik menjadi provokator dan  menjelek- jelekan KCUM, sebagai mana pribahasa "Kapal belum karam ABK duluan terjun kelaut," imbuh Hatta.

Akibat perbuatan oknum anggotalah KCUM yang mendapat jeleknya, sekarang mereka yang berbuat malahan membersihkan diri agar dapat mendekat ke PT.TPP, alias menjilat.

"Perjuangan KCUM belum berakhir jangan terlampau mudah menyebut KCUM menghabiskan uang anggota, jika ada yang merasa ditipu silahkan melapor kepolisi", tegasnya.

Selain itu dirinya juga menyesalkan ungkapan H.Siregar dan Rustam yang berkomentar melalui media massa, apakah mereka termasuk orang yang dirugikan KCUM, Kalau mereka merasa dirugikan, lapor saja kata Hatta munir.

Tapi jika tidak ada kaitannya dengan KCUM tidak usahlah  ikut berkomentar yang tidak-tidak, jangan merasa diri bersih dan apa untungnya bagi mereka, jangan perjuangan KCUM digemboskan, oknum anggota dan pengurus yang usil, cobalah untuk  berkaca diri,  jangan hanya pandai menyalahkan orang saja, apalagi mereka juga ikut menikmati uang KCUM.

"Jangan seperti maling yang teriak maling. Bagi anggota dan pengurus yang tidak puas terhadap kepengurusan KCUM, bicarakanlah secara internal tidak seharusnya memburuk-burukkan dan mencari kesalahan orang, kalau perahu yang telah dibangun bersama yang bernama sebagai wadah KCUM harus kita tegakkan secara kebersamaan dengan menyelesaikan segala permasalahan sebagai mana yang di amanatkan didalam Undang-undang Perkoperasian adalah azas kebersamaan dan kekeluargaan, pungkasnya. (AL)

Tag:

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini