4 Tahanan Rutan Tanjungbalai Kabur Menjebol Terali Besi

Redaksi Redaksi
4 Tahanan Rutan Tanjungbalai Kabur Menjebol Terali Besi
(Foto: Aini/Okezone)
Empat tahanan kabur, dan dua di antaranya sudah ditangkap kembali

BATAM - Sebanyak 4 orang tahanan Rutan Kelas II B Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau melarikan diri pada Sabtu (21/4/2019) sekira pukul 04.00 WIB. Mereka kabur dengan cara menjebol terali besi sel yang ditempati.

Kejadian ini dibenarkan oleh Kepala Rutan Kelas II B Tanjungbalai Karimun, Eri Erawan. Ia menegaskan, dari jumlah empat orang tersebut, dua di antaranya telah berhasil diamankan kembali. "Duanya lagi masih kami lakukan pengejaran," katanya.

Eri menjelaskan, para tahanan tersebut yakni Paizal alias Rizal yang masuk pada tanggal 3 Februari 20018, Riky Susanto yang ditahan sejak 26 Maret 2018, Surianto yang ditahan sejak 12 Maret 2018 dan Zahar yang resmi ditahan sejak 18 Januari 2018. "Zahar dan Surianto merupakan tahanan kasus narkotika sedangkan Riky dan Paizal terjerat kasus pencurian. Mereka merupakan tahanan titipan dari Polres Karimun," terangnya

Dari keempat tahanan yang kabur, lanjut Eri, pihaknya telah berhasil mengamankan Riky dan Paizal. Kedua tahanan ini berhasil ditangkap di dua lokasi yang berbeda. Paizal diamankan di daerah Sidorejo, Kecamatan Karimun dan Riky diamankan di Teluk Air, kecamatan yang sama. "Mereka diamankan di pinggir jalan," kata Eri.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, keempat tahanan ini diduga berhasil melarikan diri dengan cara menjebol terali besi yang ada di Rutan. Untuk memastikan hal tersebut, pihak Rutan telah berkoordinasi dengan Polres Karimun. "Kami juga meminta bantuan pihak Polres Karimun untuk melakukan pengejaran terhadap kedua tahanan yang masih belum ditangkap," kata Eri.

Sementara itu, Kapolres Tanjungbalai Karimun AKBP Hengky Pramudya yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih memburu Surianto dan Zahar. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan seluruh pihak pelabuhan yang ada di Karimun agar dapat melakukan penangkapan bila mendapati kedua tahanan kabur ini.

"Kami sudah menyebar foto keduanya kepada pihak-pihak pelabuhan dan kami meminta agar langsung dilakukan penangkapan bila mendapati orang dengan ciri-ciri seperti gambar yang kami berikan," katanya.

Hengky menjelaskan, kedua tahanan yang masih kabur ini merupakan warga Tanjungbalai Karimun. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan keduanya akan berpindah ke pulau-pulau lain di sekitar Tanjungbalai Karimun seperti Pulau Moro, Kundur, Tanjungbatu dan lainnya. "Saya juga sudah perintahkan seluruh kapolsek yang ada, termasuk yang di pulau-pulau untuk mengirimkan personilnya melakukan penjagaan di setiap pelabuhan baik pelabuhan resmi maupun pelabuhan tikus," ujarnya.

Selain pulau-pulau di sekitar Tanjungbalai Karimun, lanjut Hengky, keduanya bisa saja melarikan diri ke Tanjungpinang, Bintan dan Batam. Untuk itu, pihaknya berkoordinasi dengan jajaran Polres Bintan, Tanjungpinang dan Batam untuk membantu mencari keduanya.

"Kami sudah meminta bantuan Polresta Barelang, Polres Bintan dan Tanjungpinang. Karena bisa saja mereka lari ke sana. Saya juga minta bantuan media dan masyarakat agar segera melaporkan ke kepolisian terdekat bila menemukan hal-hal yang mencurigakan," katanya.

(okezone.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini