UPT SDN 028 Kubang Jaya Taja Pengenalan dan Pembelajaran Metode Gasing

Redaksi Redaksi
UPT SDN 028 Kubang Jaya Taja Pengenalan dan Pembelajaran Metode Gasing
Kepala UPT SDN 028 Kubang Jaya, Eko Yuniansyah memberikan sambutan kepada para guru yang mengikuti kegiatan pengenalan dan pembelajaran Gasing.(Foto: Ist)

KAMPAR - UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 028 Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar menggelar kegiatan pengenalan dan pembelajaran metode Gasing (Gampang Asik Menyenangkan) di sekolah tersebut. Gasing merupakan metode berhitung yang berkaitan dengan numerasi.

Kepala UPT SDN 028 Kubang Jaya, Eko Juniansyah, S. Pd menerangkan, metode pembelajaran Gasing yang merupakan pembelajaran numerasi ini penting untuk diterapkan kepada anak murid. Dengan metode Gasing, belajar matematika lebih mudah, cepat dan menyenangkan.

Metode pembelajaran Gasing ini merupakan program Pemkab Kampar di bidang pendidikan yang telah berjalan sejak tahun lalu. "Di sekolah kita ada seorang guru, Ibu Elnida Saldaria, M. Pd, yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan metode Gasing. Sekarang kita mencoba imbaskan kepada guru-guru yang lain," terang Eko Yuniansyah.

Selanjutnya, diagendakan untuk diimbaskan pengetahuan metode Gasing ini kepada gugus-gugus sekolah lainnya yang ada di Siak Hulu.

"Namun saat ini kami inisiatif dulu melaksanakan di internal sekolah dengan narasumber guru kami yang sudah mengikuti pelatihan sebelumnya," tutur Eko lagi.

Pentingnya metode Gasing ini, kata Eko salah satunya adalah untuk meningkatkan rapor pendidikan khususnya numerasi. Saat ini, rapor pendidikan dalam hal numerasi khususnya di Siak Hulu rata-rata berada di indikator kuning dan bahkan ada yang merah.

"Artinya numerasi kita sudah warning, perlu dibenahi. Salah satunya yakni dengan mengenalkan metode Gasing yang saya fikir ini sangat tepat," kata Eko Yuniansyah.

Memang secara umum, rapor pendidikan UPT SDN 028 di tahun 2022 lalu mengalami kenaikan. Namun untuk numerasi berada terbawah, sedangkan literasi berada di indikator aman.

Eko Yuniansyah menambahkan, untuk pendidikan apalagi dalam rangka meningkatkan prestasi, pihaknya sangat mendukung setiap upaya-upaya dan terobosan yang dilakukan.

Sementara itu, Elnida Saldaria, guru yang telah mengikuti pelatihan dan pengenalan Gasing sebelumnya menyampaikan, dirinya menilai metode berhitung dengan Gasing ini lebih mudah difahami oleh anak. Dengan metode Gasing, anak juga berhitung lebih cepat.

Metode gasing sendiri berbeda dengan metode berhitung konvensional. Jika sebelumnya dengan metode konvensional berhitung dilakukan dari kanan ke kiri, atau dari pecahan terkecil kemudian pecahan terbesar, dengan Gasing dilakukan sebaliknya.

"Penjumlahan misalnya, dengan metode Gasing dilakukan dari yang terbesar seperti puluhan atau ratusan ke bilangan satuan terkecil. Ternyata dengan metode ini anak-anak mengerjakan lebih cepat," kata Elnida Saldaria.

KKG yang dilaksanakan saat ini merupakan pengimbasan kepada guru-guru lain atas apa-apa yang telah didapat dari kegiatan pengenalan Gasing yang sudah diikuti sebelumnya. Sesuai motto kegiatan, yakni "Kampar Pandai Berhitung".

Dijelaskan, sesuai namanya Gasing (Gampang Asik menyenangkan), hal yang menyenangkan di sini adalah, adanya semacam bernyanyi, games dan permainan matematika kepada anak.

Dengan metode pembelajaran yang asik dan menyenangkan, anak-anak tentunya akan tertarik dan mudah mencerna apa yang disampaikan guru.

Adapun kendala dalam menerapkan metode Gasing ini, kata Elnida adalah konsep dasar Gasing yang tidak diterapkan dari kelas bawah. Selain itu, anak didik juga sudah terbiasa dengan metode konvensional. Namun untuk itu metode Gasing ini perlu dilakukan secara pelan-pelan dan bertahap.

Metode Gasing ini sendiri di Indonesia sebenarnya bukanlah hal baru dan sudah dikenalkan sejak 6 tahun lalu. Di provinsi tetangga Sumatera Utara misalnya, metode Gasing sudah diterapkan sejak 4 tahun lalu.(Andi)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini