Disdik Riau: Realisasi Fisik Pembangunan 14 USB SMAN Capai 35-45 Persen

Redaksi Redaksi
Disdik Riau: Realisasi Fisik Pembangunan 14 USB SMAN Capai 35-45 Persen
Foto: Forwadik Riau

PEKANBARU, riaueditor.com - Memasuki pertengahan Juli 2023, realisasi progres fisik pembangunan 14 Unit Sekolah Baru (USB) untuk SMAN yang tersebar di Kabupaten Kota di Riau, hingga kini mencapai 35 hingga 45 persen.

"Realisasi fisik pembangunan 14 USB SMAN ini, berdasarkan laporan data progres fisik yang saat ini dikerjakan rekanan atau kontraktor pada Mei dan Juni 2023 lalu," kata Kepala Dinas Pendidikan Riau Dr Komsol melalui Kabid SMA Fahmijan lewat Ardison, selaku PPK kegiatan tersebut kepada awak media ini Jumat, 21 Juli 2023 di ruang kerjanya.

Ardison memaparkan, adapun 14 unit sekolah baru SMA yang dibangun tahun 2023 ini antara lain SMAN 17 Jalan Parit Indah Pekanbaru, SMAN 18 Jalan Delima Pekanbaru, dan SMAN 19 Jalan Fajar Pekanbaru.

Selanjutnya, SMAN 1 Batang Peranap Indragiri Hulu (Inhu), SMAN 2 Batang Cenaku Inhu, SMAN 2 Batang Gansal Inhu, SMAN Kemuning Indragiri Hilir.

Selanjutnya, SMAN 2 Mandau Bengkalis, SMAN 3 Kubu Rokan Hilir, SMAN 3 Minas Siak, SMAN 3 Rimba Melintang Rokan Hilir, SMAN IV Koto Rokan Hulu, SMAN 4 Bangko Rokan Hilir, dan SMAN 8 Dumai.

"Khusus untuk SMAN 17, 18 dan 19 di Pekanbaru, realisasi fisik nya sudah mencapai 40 hingga 45 persen. Hal ini dilakukan, karena kita terus mendesak rekanan untuk mempercepat pekerjaan, agar selesai sesuai target fisik," kata Ardison.

Sementara untuk pembangunan USB SMAN 1 Batang Peranap Indragiri Hulu (Inhu) sudah mencapai 50 persen, karena rekanan saat ini sudah memasang keramik ruang belajar sekolah, dan SMA IV Koto Rokan Hulu sudah tahap pemasangan atap sekolah.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, realisasi fisik pembangunan dapat tercapai sesuai target rencana yang sudah ada dalam perencanaan semula," terang Ardison.

Disinggung sampai kapan batas kontrak kerja rekanan akan berakhir, Ardison menyebutkan batas pelaksana kegiatan pembangunan 14 unit sekolah tersebut, rata-rata akan berakhir pada bulan Desember 2023 mendatang.

Namun lanjutnya, jika ada rekanan yang akan mengalami keterlambatan pekerjaan, pihaknya akan melakukan finalti atau berupa sanksi dan denda seperti yang sudah disepakati bersama dalam kontrak.

"Jika rekanan terlambat mengerjakan, kami akan lakukan sanksi denda atau pemutusan kontrak. Makanya kami selalu mengingtakan rekanan agar bekerja secara profesional dan tepat waktu," pungkas Ardison.

Seperti diberitakan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau H Dr Kamsol mengatakan, tahun 2023 ini Pemprov Riau tengah menggesa pembangunan sekolah dan kelas baru sebanyak 18 sekolah yang tersebar di kabupaten/kota di Riau.(har)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini