UN SMP Sederajat di Inhu Terendah Se Riau, Bupati Yopi Kecewa

Redaksi Redaksi
UN SMP Sederajat di Inhu Terendah Se Riau, Bupati Yopi Kecewa
ali/riaueditor.com
RENGAT, riaueditor.com - Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) H. Yopi Arianto SE, terlihat kesal dan tidak habis pikir, hal ini dikarenakan tingginya alokasi dana yang di Alokasikan untuk Dunia Pendidikan Inhu tidak mengangkat pendidikan Inhu kearah yang lebih baik, justru Dunia Pendidikan di Inhu makin terpuruk.

Hal ini seiring dengan prediket terendah yang diraih kabupaten Inhu pada tahun 2016 untuk tingkat SMP dan MTs.

Kekecewaan ini ditumpahkan lewat koreksi dan intropeksi para tenaga guru setingkat SLTP di Aula Bappeda dan Litbang Pemkab Inhu pada selasa (21/6) kemarin.

Seluruh Sekolah setingkat SMP dan MTs se Inhu dikumpulkan guna menggelar evaluasi terkait rendahnya hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMP dan MTs tahun pelajaran 2015-2016 yang berada di posisi ke 12 dari 12 Kabupaten Kota se Provinsi Riau.

Turut hadir Wakil Bupati Inhu H Khairizal, Plt Asisten Adminstrasi Umum Setda Inhu Hendrizal, Kepala Bappeda dan Litbang Inhu Junaidi Rachmat, Kepala Dinas Pendidikan Inhu Ujang Sudrajat bersama jajaran serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhu.

“Kalau memang hasil UN SMP dan MTs ini jujur tentu saya apresiasi karena kita semua punya integritas dalam pelaksanaan UN”, ujar Yopi.

Tetapi kita tentu saja berharap hasil UN mengalami peningkatan, karena itu mari kita instrospeksi bersama dan tunjukkan yang terbaik bagi dunia pendidikan Inhu.

"Jika dikaji dari sisi infrastruktur, tidak dapat dipungkiri dalam lima tahun terakhir, banyak kemajuan yang sudah dirasakan dunia pendidikan di Kabupaten Inhu melalui pengalokasian anggaran untuk bidang pendidikan mencapai 30 persen dari budget Nasional hanya 20 persen", terangnya.

Tapi sayang besarnya alokasi dana ke dunia pendidikan ini justru bertolak belakang dengan prestasi yang dicapai dalam UN tingkat SMP tahun 2016, dimana dalam hal itu Pemkab tidak bisa serta merta menyalahkan anak-anak.

“Karena itu kita berkumpul di sini untuk evaluasi dan mencari tahu apa penyebabnya, karena bagaimanapun ini merupakan tanggungjawab saya terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Inhu”, tutupnya. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini