Resmikan Mushalla, SMPN 13 Gelar Khatam Alquran

Redaksi Redaksi
Resmikan Mushalla, SMPN 13 Gelar Khatam Alquran
fin/riaueditor.com
Usai peresmian Mushalla Ar Rahman Kepala SMPN 13 Pekanbaru melakukan foto bersama dengan sejumlah pejabat. Diantaranya, Asisten Setdako Pemko, Camat Sail Putra, Polsek Limapuluh IPTU Suprianto, anggota Komisi III DPRD Pekanbaru, Komsek dan sejumlah pejaba

PEKANBARU, riaueditor.com - Kepala SMPN 13 Pekanbaru Hj Desmi Erwinda MPd mengatakan, sekolah yang ia pimpin perlu pembenahan. Pasalnya, sejak dibangun tahun 1971 silam, sekolah yang kini memeiliki 11.250 siswa/i ini belum pernah tersentuh revitalisasi.

Hal Itu disampaikan Desmi Erwinda sesaat sebelum peresmian Mushalla Ar Rahman yang dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru, walimurid dan ribuan siswa, Kamis (19/10/17).

Desmi mengatakan, pembangunan mushalla SMPN 13 Pekanbaru ini murni dari swadaya warga sekolah. Meski belum tuntas 100 persen namun sejauh ini pihaknya sudah mengeluarkan dana sebesar Rp 313 juta lebih.

“Saya bermohon agar ibu Asisten III DR Hj Meutia MM dapat membantu kami untuk menuntaskan pembangunan tempat ibadah ini. Plafonnya belum ada dan kami masih terutang Rp 21 juta lagi. Saya yakin ibu bisa membantu”, ujarnya di depan puluhan pejabat yang hadir.

Selain itu Desmi juga memaparkan sejumlah prestasi yang diraih SMPN 13. Diantaranya sekolah berprestasi, penghargaan Adiwiyata nasional dan sekolah ramah anak.

Pernyataan senada juga disampaikan Ketua Komite sekolah (Komsek) SMPN 13 Ir Afrizal Usman Msi. Ia mengatakan dibangunnya mushalla ini merupakan bentuk dukungan terhadap visi dan misi Walikota Pekanbaru yang Madani dan Agamis.

“Setiap hari kami mengumpulkan sumbangan Rp 1000 setiap hari. Meski hal itu dinilai Pungli namun kalau untuk tempat ibadah saya kira tak ada masalah”, ujarnya.

Sementara anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Tarmizi Muhammad dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif pihak sekolah yang membangun mushalla. Ia berharap agar para siswa selalau membaca dan menghayati Alquran setiap hari.

Sedangkan Asisten III Setdako Pekanbaru DR Meutia Eliza MM mengaku awalnya Walikota Pekanbaru Firdaus sudah mengagendakan untuk hadir pada peresmian mushalla dan Khatam Alquran SMPN 13 Pekanbaru. Namun karena ada hal yang tak bisa ditinggalkan sehingga dirinya ditunjuk untuk mewakili.

Meutia berharap, dengan adanya mushalla ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi melalui shalat berjamaah.

Terkait belum tersentuhnya revitalisasi SMPN 13 Pekanbaru sejak dibangun tahun 2017 pihaknya meminta Dinas Pendidikan supaya mengajukan.

“Saya minta agar Disdik mengajukan revitalisasi sekolah ini melalui APBD. Kalau tahun 2018 kayaknya ndak memungkinkan. Saya kira bagusnya Disdik mengajukan pada APBD 2019 mendatang”, ujarnya.

Sementara menanggapi utang sebagaimana disampaikan Desmi, Meutia berjanji akan mengupayakan melalui individu individu di Pemko.

“Ini kan punya masyarakat, tidak hanya punya SMP ini saja tapi masyarakat manapun bisa ya membantu”, ucapnya.

Ia berharap dengan adanya mushalla yang informasinya akan ada pustaka, seperti mesjid mesjid paripurna. Untuk itu mushalla ini selain tempat beribadah juga diharapkan ada kegiatan lainnya.

“Saya mendukung dan berterimakasih kepada sekolah guna mewujudkan generasi yang madani yang Islami dan madani”, ujar Meutia. (fin)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini