Periode ke-5, Disdik Pekanbaru Salurkan Zakat Rp 412 Juta
Redaksi
fin/riaueditor.com
Kepala Disdik Pekanbaru didampingi Kepala UPZ Disdik Pekanbaru, Kasi SD Dikdasmen serta Kepala SMAN 10 Pekanbaru foto bersama usai menyerahkan zakat secara simbolis kepada siswa penerima.
Tag:
Berita Terkait
Jaga Semangat Ibadah di Usia Senja, Rumah Yatim Salurkan Paket Alat Sholat untuk 20 Lansia Dhuafa di Pekanbaru
TNI Perkuat Penanganan Karhutla di Melawi, Salurkan Peralatan Damkar
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Pengurus IPSI Masa Bakti 2026–2030
TNI Kerahkan 29 Alutsista dan Salurkan 122 Ton Bantuan untuk Penanganan Gempa NTT
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Hadir di Panipahan, Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Menaker: Penguatan Kompetensi Lulusan Perguruan Tinggi Penting untuk Menjawab Kebutuhan Dunia Kerja
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com
Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini
PEKANBARU - Wilayah Kota Pekanbaru beberapa pekan terakhir terpantau nihil hotspot. Meski begitu, warga di ibukota provinsi Riau ini merasakan dampak kabut asap yang cukup parah. Mulai kesehatan hingga terganggunya sektor pendidikan. Akibat kabut asap, tercatat 5000-an kasus ISPA hingga pertengahan September ini yang umumnya diderita balita hingga orang dewasa. Ini belum lagi dengan penyakit lainnya akibat kabut asap, seperti asma yang rentan, iritasi kulit dan gangguan pada mata. Di sektor pendidikan, sudah sepekan lebih siswa mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang demi melindungi anak dari dampak kabut asap. Hingga pukul 16.00 WIB ini, konsentrasi Particulat Matter (PM 2,5) di atmosfer Pekanbaru terpantau di angka 110,7 yang memposisikan kualitas udara Pekanbaru di level tidak sehat. Sehari sebelumnya, dengan konsentrasi PM 2,5 mencapai angka 200 lebih, udara Pekanbaru berada di level sangat tidak sehat. Lantas, jika tak ada firespot (titik api), dari mana sumber kabut asap di Pekanbaru? Forecaster BMKG Pekanbaru, Mari Frystine menjelaskan, asap yang menyelimuti Riau saat ini berasal dari 2 sumber. Pertama dari firespot atau titik kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Indragiri Hilir (Inhil). Kedua, asap kiriman dari wilayah yang terjadi karhutla dari selatan pulau Sumatera. "Parahnya karhutla di selatan Sumatera ikut berkontribusi atas kabut asap yang menyelimuti Riau. Kondisi angin saat ini dominan dari arah selatan Sumatera yang membawa partikel-partikel asap", jelas Mari Frystine, Kamis (17/9/2026). Atas kondisi saat ini, BMKG mengimbau masyatakat untuk mewaspadai kondisi asap yang masih pekat, terutama saat berkendara dan melakukan aktivitas di luar ruangan. Laporan update Stasiun Meteorologi (Stamet) Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru pukul 16.00 hari ini, visibility update (jarak pandang) di Pekanbaru terpantau 4 kilometer akibat kabut asap, Rengat (Inhu) 4 kilometer, Pelalawan 5 kilometer dan Tambang 5 kilometer. Sedangkan untuk jumlah hotspot (titik panas) di Riau yang tadi pagi mencapai angka 225, sore ini tersisa 67 titik. Berbanding lurus dengan itu, jumlah titik panas di seluruh Sumatera juga mengalami penurunan dari 5 800-an menjadi 2.820 titik.
Polda Riau Perkuat Gerakan Bersama Tangani Karhutla Melalui Riau Cerah Presisi
Polda Riau Musnahkan 6.317,62 Gram Sabu, 113 Butir Ekstasi dan 3 Pcs Etomidate
Tak Hanya Logistik, Hercules TNI AU Bawa Dukungan Kesehatan dan Peralatan Untuk Menopang Perjuangan Pasukan Karhutla Kalsel
Kuliah Umum di UMRI, Mentan Andi Amran Tekankan Pembangunan Karakter
Dunia Konservasi Berduka, Seekor Gajah PLG Minas Riau Mati
Ketua Kwarcab Pramuka Pekanbaru Bagikan Ribuan Masker kepada Warga