Penerapan Kurikulum 2013 Masih Menuai Kendala

Redaksi Redaksi
Penerapan Kurikulum 2013 Masih Menuai Kendala
humas riau
Wagubri didampingi Ass. III Setda prov Riau pimpin pertemuan dengan Komite III DPD RI.
PEKANBARU, riaueditor.com- Penerapan kurikulum 2013 di Provinsi Riau belum tuntas sepenuhnya, berbagai kendala dan keluhan terus disampaikan dari berbagai pihak. Termasuk masalah ketersedian buku panduan yang minim.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, jika sistem pendidikan kurikulum 2013 ada yang bisa diterapkan dan ada juga yang belum. Oleh sebab itu Pemprov berupaya  bagaimana sistem pendidikan itu hendaknya bisa dilaksanakan di Provinsi Riau.

"Misalnya sekolah dasar yang berada di daerah pesisir, seperti di Kabupaten Indragiri Hilir, Kabubapen Meranti dan Kabupaten Bengkalis. Di daerah itu kita mengalami kendala penerapan kurikulum itu, khususnya masalah transportasi, ketersedian guru dan buku," katanya, Selasa (9/9).

Kendala lain, sambungnya, penerapan kurikulum tersebut dialami di daerah 3T (Terisolir, Terpencil dan Terluar). Oleh sebab itu, menurut dia Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau mengajukan kepada pusat, jika Riau ini bisa dijadikan contoh didalam masalah dan kendala penerapan kurikulum 2013.

"Jika ada dari DPD RI dan Tim Pendidikan dari pusat, bisa melihat kendala yang dihadapi di Provinsi Riau dalam mencarikan solusinya kedepan. Karena di Indonesia juga banyak daerah terpencil seperti halnya daerah di Provinsi Riau ini,"tuturnya.

Keluhan itu pun langsung direspon oleh Komite III DPD RI, Maimanah Umar saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Selasa (10/9). Dalam kunjungannya, rombongan akan meninjau langsung salah satu sekolah di Kabupaten Pelalawan.

Maimanah Umar saat dikonfirmasi usai diskusi dengan berbagai stake holder pendidikan di Provinsi Riau mengatakan, kunker kali ini dalam rangka menerima aspirasi dari Pemerintah Daerah Riau, Disdik Provinsi Riau dalam pengawasan Undang-undang dan sistem pendidikan nasional di Riau, khususnya penerapan kurikulum 2013.

"Kami sudah banyak menerima aspirasi dari Pemprov Riau. Keluhannya hampir sama seluruh Indonesia, bahwa ada suatu masalah di kurikulum 2013 yang perlu dibenahi. Diantaranya minimnya pelatihan guru yang belum merata, pelatihan kepala sekolah juga belum, termasuk buku juga belum sampai ke anak didik," jelasnya.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini