Pencegahan Korupsi dapat Melalui Pendidikan

Redaksi Redaksi
PEKANBARU, riaueditor.com- Dunia pendidikan memiliki peran yang sangat strategis di dalam upaya pencegahan korupsi. Untuk itu, Riau Accounting & Fraud Awareness Weeks (RAFAW) menggelar diskusi public dengan mengangkat thema "Tunas Integritas". Diskusi digelar dengan menghadirkan pemakalah-pemakalah andalan.

Demikian disampaikan Ketua RAFAW Hardy Djamaludin dalam diskusi public kepada wartawan, Minggu (16/12). Dikatakanya, pencegahan korupsi melalui Pendidikan" sangat perlu diajarkan kepada anak-anak yang terutama sedini mungkin. Makanya RAFAW menghadirkan 150 anak-anak yang mulai kalangan TK, TPA, SD.

Hardi yang juga Kepala Keuangan Setdaprov Riau ini mengatakan, dengan halnya pencegahanya korupsi melalui dunia pendidikan di usia dini sangat diperlukan. "Diskusi ini kita lakukan guna membahas betapa pentingnya pendidikan korupsi itu sedini mungkin, mudahan dapat dihindarkan anak-anak," katanya.

Hardy menyebutkan, bahwa dalam diskusi tersebut juga dibahas cara dan teknik mengajarkan pencegahan korupsi lewat pendidikan kepada anak-anak tanpa merasa bosan. Hardy menambahkan, untuk itu telah di datangkan ahli pendongeng dalam memberikan materi dan teknik mendongeng kepada pendongeng nantinya.

"Untuk memberikan teknik dan cara mengdongeng kepada anak-anak, makanya sudah didatangkan ahli pendongeng Addin Muhtadin dari komunitas Yogyakarta. Nanti, mencontohkan praktek mendongeng di
hadapan anak-anak didik dalam pencegahan korupsi," ujarnya sembari berharap kegiatan ini memberi kesadaran.

Hardi juga menegaskan, kegiatan RAFAW ini terselenggarakan kerjasama dengan Biro Keuangan Setdaprov Riau. Dengan menghadirkan sebagai pembicara. Diantara itu Dedi Rahim Direktur Dikyanmas KPK, Mulyana sebagai Kepala Perwakilan BPKP Riau, Prof DR Haryono Umar sebagai Irjen Kemdiknas, Ustaz Dr Mustafa Umar, dan Ahmad Sabri bin Mohamed dari Penolong Pesuruhjaya SPRM Malaysia.(das)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini