Kepsek SMPN 13 Sebut Peran Orangtua Siswa, Penting Selama Belajar Daring

Redaksi Redaksi
Kepsek SMPN 13 Sebut Peran Orangtua Siswa, Penting Selama Belajar Daring
Kepala SMPN 13 Pekanbaru, Zurdianto MPd

PEKANBARU - Kepala SMPN 13 Pekanbaru, Zurdianto MPd menilai, peran orangtua sangat penting selama pembelajaran daring (dalam jaringan). Pasalnya, hanyalah orangtua yang menjadi guru yang bisa membimbing sekaligus menasehati peserta didik ketika belajar dari rumah.

"Kita sudah masuk tahun ajaran baru 2020/2021. Ujian Tengah Semester (UTS) juga sudah selesai dilaksanakan oleh semua guru dengan segala keunikannya. Yang menjadi problem, murid kelas 7. Dimana, guru tidak kenal dengan murid dan murid tidak kenal dengan guru", ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (5/10/20).

Selain masalah kenal, problem lainnya juga soal keluhan orang tua anak yang tidak merespon tugas yang diberikan oleh guru.

Oleh karena itu sebut Zurdianto, maka untuk mengatasi masalah pembelajaran daring ini, peran  orangtua di rumah sangat penting.

"Orangtua lah yang menjadi guru di rumah, membimbing dan menasehati anaknya. Untuk anak-anak yang punya kompetensi, punya kesadaran tinggi dalam belajar itu, peran orang tua hanya tinggal mengarahkan dan mengawasi saja", ujarnya.

Zurdianto juga tak menampik jika pembelajaran daring 7 bulan terakhir, membuat peserta didiknya merasa jenuh.

"Ya inilah peran orang tua. Hanya mereka yang bisa mengarahkan, membimbing, menasehati sampai memberikan sanksi kepada anaknya kalau tidak mau belajar", sebutnya.

Sementara menyikapi peserta didik yang tidak mengumpulkan tugas karena orangtuanya sibuk, Zurdianto mengaku pihaknya sudah membentuk tim guru kunjung. Dan itu sudah jalan.

Ia mengatakan tim guru kunjung ini bertugas mengunjungi rumah peserta didik untuk menjemput tugas yang diberikan oleh guru. Apabila si peserta didik tidak mengerjakan tugasnya, maka selesai mid semester ini pihaknya akan melakukan evaluasi, janji Zurdianto.

Ia mengatakan, meski sebagian ada yang pesimis atas capaian kurikulum (K13), dimasa belajar daring ini kata Zurdianto, namun pihaknya mengajak segenap guru SMPN 13 Pekanbaru agar berinovasi dalam memberikan mata pelajaran.

"Bagaimanapun pembelajaran secara langsung itu memang lebih baik. Yang jelas pembelajaran di sekolah ini harus terlaksana sesuai yang sudah diatur. Sebagai guru kita sudah punya jurus atau trik-trik dalam melaksanakannya", katanya.

Sementara terkait tingkat kehadiran guru di sekolah kata Zurdianto, pihaknya mewajibkan 1/3 dari jumlah guru SMPN 13, harus hadir ke sekolah, ucapnya seraya memperlihatkan absensi guru yang hadir setiap hari di sekolah yang ia pimpin. (fin)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini