Hari Guru dan HUT PGRI Ke 70, Guru di Inhu Pertanyakan Pemotongan Gaji

Redaksi Redaksi
Hari Guru dan HUT PGRI Ke 70, Guru di Inhu Pertanyakan Pemotongan Gaji
ilustrasi
Hari Guru dan HUT PGRI Ke 70, Guru di Inhu Pertanyakan Pemotongan Gaji.
RENGAT, riaueditor.com - Tidak hanya merayakan hari jadinya, para Guru di Kabupaten Indragiri Hulu hari ini yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) memanfaatkan momen HUT PGRI yang ke 70, yang dipusatkan di halaman Kantor Camat Sungai Lala guna menyampaikan uneg-uneg mereka seperti adanya pemotongan gaji guru pada setiap bulannya.

Usia 70 Tahun tentunya sebuah usia yang sangat matang bagi sebuah Organisasi, demikian juga dengan Anggota yang berada didalamnya, hal ini harusnya mampu memberikan kenyamanan bagi Anggota yang tergabung di dalamnya.

Namun apa yang terjadi di PGRI Inhu, anggota bukannya mendapatkan perlindungan dipenuhi hak-haknya oleh Organisasi, melainkan sering mendapat perlakuan yang tidak adil, hal ini dikarenakan adanya kepentingan Politik di dalamnya setiap langkahnya, bahkan dengan berbagai dalih gaji guru dipotong untuk kepentingan organisasi yang tak jelas arahnya itu.

"Baru-baru ini pemotongan gaji kembali terjadi untuk iuran organisasi, memang tidak besar namun yang kita sesalkan adalah kegunaan uang tersebut tidak jelas," ungkap salah seorang guru yang tak mau disebutkan namanya.

Mewakili Ketua PGRI Kabupaten Inhu, Ardimis, Sekretaris PGRI Inhu ketika ditemui di gedung DPRD Inhu membenarkan adanya pemotongan gaji Guru sebesar Rp.7 Ribu. Dijelaskannya, yang Rp. 5 ribu untuk kegiatan Porseni PGRI dan HGN (Hari Guru Nasional) sedangkan yang Rp.2 ribu untuk membantu guru yang tersandung kasus di PN Rengat, singkatnya. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini