Daarussalam Taja Diklat ke XIII, Pemdes Dukung Demi Majukan Pemuda Desa

Redaksi Redaksi
Daarussalam Taja Diklat ke XIII, Pemdes Dukung Demi Majukan Pemuda Desa
der/riaueditor.com

BENGKALIS, riaueditor.com - Sampai 7 Februari 2018, telah 13 kali Gugus Depan 01.017-01.018 Pondok Daarussalam Desa Pematang Duku Timur menggelar kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) yang senantiasa dan masih mendapat dukungan dari pemerintah desanya.

"Mengacu dari aturan tahun yang telah lalu, Pemerintah Desa Pematang Duku Timur cukup mendukung kegiatan kepramukaan. Kami telah mengadakan anggaran untuk Perkemahan Akbar untuk kegiatan anak didik kita supaya menunjang mereka bisa lebih maju. Dan ilmu pengetahuan yang didapat ditumbuhkembangkan lagi kepada anak-anak yang lainnya," kata Kepala Desa Pematang Duku Timur, Mas'ud kepada wartawan, Selasa (6/2) malam kemarin.

Mas'ud yang baru menjabat sebagai kepala desa sekitar 6 bulan ini secara otomatis adalah Ketua Majelis Pembimbing Desa dalam Kepramukaan di desanya. Beliau yang mantan ketua RW, mantan ketua RT dan mantan ketua UED SP Desa Pematang Duku Timur selama 9 tahun ini menginginkan agar kegiatan Kepramukaan di desa pemekaran Desa Pematang Duku yang baru berusia sekitar 5 tahun ini harus ditingkatkan kembali.

"Kalau bisa kegiatan ini jangan sampai hilang di Desa Pematang Duku Timur ini. Kakak Pembina yang sudah profesional harus kita tingkatkan kembali artinya di desa ini dari segi pemudanya bisa menjaga akhlak dan budi pekerti dengan adanya Pramuka di Pondok Darussalam ini. Kita ingin menciptakan generasi muda yang tangguh kedepannya bisa membangun bangsa," tutup Mas'ud.

Diklat yang diikuti seramai 79 orang Pramuka berasal dari 12 Gudep yang terdiri dari tingkat Penggalang, Penegak, Pandega serta 2 pembantu pembina ini telah dibuka oleh Wakil Ketua Kwartir Cabang Bengkalis Kak Darmawi pada Jum'at, 2 Februari 2018 lalu ditutup pada Rabu (7/2) sore.

"Lokasi yang kurang memungkinkan tepatnya ruangan kecil sementara pesertanya ramai sehingga pemateri kurang maksimal memberikan materinya serta keterbatasan waktu adalah diantara kendala yang dihadapi," ungkap ketua panitia pelaksana Kak Muhammad Khairul Asyrof pula.

Kak Khairul Asyrof menyebutkan diantara materi yang diberikan adalah tentang Kepramukaan, kesehatan, skill, kesakaan, Lalu Lintas dan Jurnalis.

"Alhamdulillah antusias peserta begitu maksimal menerima materi-materi walaupun mereka ada yang kelelahan dan sakit tapi sebagian besar dari mereka begitu semangat menerima materi".

Melalui media ini, Kak Khairul Asyrof menyampaikan ucapan terima kasih terutama kepada pihak sekolah yang mendukung acara ini.

"Kemudian kepada koordinator yang bisa mengkoordinir kegiatan ini sehingga berjalan dengan baik. Terima kasih juga kami ucapkan kepada rekan-rekan panitia yang telah membantu kesuksesan acara ini dan kepada peserta juga karena sudah mengikuti kegiatan ini. Serta pihak Pemerintah Desa Pematang Duku Timur dan semua pihak yang telah mendukung. Semoga bermanfaat dan bernilai ibadah bagi kita," kata Kak Muhammad Khairul Asyrof.

Sementara seorang peserta yang masih Penggalang menuturkan, "Saya lebih disiplin dan lebih percaya diri. Pramuka itu menyenangkan," tutur Muhammad Hendra Saputra pelajar kelas 2 di SMPN 8 Bantan.(der)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini