Bupati Kasmarni Terima Audiensi BEM Polbeng, Bahas Infrastruktur hingga Pendidikan

Redaksi Redaksi
Bupati Kasmarni Terima Audiensi BEM Polbeng, Bahas Infrastruktur hingga Pendidikan
Audiensi Buupati Kasmarni bersama BEM Polbeng.(Foto: Diskominfotik)

BENGKALIS - Bupati Bengkalis, Kasmarni, menerima audiensi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng). Kegiatan berlangsung di Wisma Sri Mahkota Bengkalis pada Senin (29/9/2025).

Rombongan BEM Polbeng yang dipimpin oleh Ketua BEM, Herizal Kurniawan, membahas berbagai isu strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga komitmen di sektor pendidikan.

Ada beberapa persoalan yang ditanyakan dalam audiensi BEM Politeknik Negeri Bengkalis saat itu. Diantaranya, terkait program pembangunan jembatan penghubung antara Pulau Bengkalis dan Sumatra, kondisi pelayanan RoRo, layanan free wifi hingga persoalan pendidikan yang dinilai masih kurangnya minat beberapa masyarakat untuk bersekolah.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kasmarni menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan perwakilan mahasiswa. Kasmarni menegaskan kembali komitmen Pemkab Bengkalis terhadap proyek-proyek vital yang menjadi target untuk dapat dilaksanakan, meski situasi daerah saat ini sedikit terjepit karena keharusan melakukan efisiensi anggaran.

Bupati Kasmarni menyatakan bahwa pembangunan jembatan tetap menjadi prioritas meskipun dalam kondisi efisiensi anggaran.

"Kita tetap berkomitmen untuk membangun jembatan tersebut dengan tahapan yang masih kita lalui, walaupun saat ini kita dihadapkan dengan kondisi efisiensi, tetapi kita tetap mengupayakan supaya program ini bisa masuk proyek strategis nasional," ujar Kasmarni.

Terhadap layanan penyebrangan RoRo, Bupati Kasmarni juga menegaskan bahwa penanganan masalah pelayanan RoRo termasuk bagian komitmen yang tak kalah pentingnya terus ditangani Pemkab untuk mengurai persoalan yang selama ini menjadi keluh kesah masyarakat.

"Terhadap RoRo ini, kaitannya juga bukan berada di kewenangan Pemerintah Daerah semata, tetapi juga berkaitan dengan kesiapan pihak ketiga dan persetujuan langsung dari pusat. Namun, Pemerintah Daerah tidak akan berdiam diri. Tentu kita terus mengupayakan agar layanan RoRo ini dapat berjalan lancar melayani masyarakat," ujar Bupati Kasmarni.

Perlu juga disyukuri, lanjutnya, bahwa Bengkalis saat ini semakin dikenal dan ramai dikunjungi oleh orang-orang luar. Hal ini terbukti dari pengguna layanan RoRo yang meningkat.

"Dengan segala upaya, kita tetap berkomitmen untuk memberikan fasilitas layanan RoRo untuk pengguna jasa agar dapat terlayani dengan baik," sebutnya.

Terhadap layanan free wifi, Bupati Bengkalis Kasmarni juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis sudah banyak menyediakan layanan ini. Hanya saja, menurutnya mungkin informasi tersebut belum diketahui secara luas oleh mahasiswa.

"Terkait wifi gratis ini, nanti kembali akan diinformasikan oleh instansi terkait, untuk memberikan informasi di mana saja titik-titik lokasi layanan wifi gratis ini," kata Bupati.

Selanjutnya, terkait pendidikan, Kasmarni juga menyoroti visi Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk menjadikan Pulau Bengkalis sebagai Klaster Pusat Pendidikan dan Kebudayaan Melayu.

Ia mengungkapkan rasa syukur karena saat ini banyak pelajar/mahasiswa dari luar daerah yang memilih sekolah di Bengkalis. Hal ini tentu menjadi nilai dan tantangan tersendiri dalam mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju dan Sejahtera, serta Unggul di Indonesia.

"Terkait bidang pendidikan, Pemkab Bengkalis saat ini juga gencar mensosialisasikan program wajib belajar 13 tahun. Dan kita terus berkomitmen untuk memperhatikan pendidikan sebagai salah satu aspek memajukan daerah", tuturnya.

"Namun, bagi masyarakat yang masih 'menganut' tradisi untuk tidak perlu bersekolah, bukan karena faktor ekonomi, ini yang sulit bagi kita untuk mengatasinya. Jika karena faktor ekonomi, rasanya hal ini tidak bisa dijadikan alasan lagi, karena banyak program pendidikan yang kita berikan secara gratis, apa lagi saat ini Pemerintah Pusat juga telah meluncurkan Sekolah Rakyat," imbuhnya menjelaskan.

Diakhir pertemuan, Bupati Bengkalis Kasmarni menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis tidak 'alergi' dengan setiap kritikan, masukan dan saran demi terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang BERMASA.

Di samping menerima berbagai kritikan dan masukan, Bupati Kasmarni juga mengingatkan para mahasiswa agar aktif bersama-sama mencari solusi untuk menunjang dan mengurai personal yang terjadi.

"Insya Allah setiap masukan dan saran akan kita tampung, sampaikan saja. Dan kita Pemerintah Kabupaten Bengkalis senantiasa terbuka," tutup Bupati Kasmarni, menggarisbawahi sikap terbuka Pemkab terhadap partisipasi dan saran dari mahasiswa.

Turut membersamai Bupati Bengkalis dalam audiensi tersebut, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Johansyah Syafri, Kadis Kominfotik Bengkalis, H Suwarto, Kadis Perhubungan, Muhammad Adi Pranoto, Kadisdik Bengkalis, Hadi Prasetyo, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah lainnya.(Diskominfotik)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini