Terkesan Tak Digubris, Jalan Berlumpur Seperti Kubangan Buat Warga Jalan Pinang Ujung Pangkalan Kerinci Kecewa

Redaksi Redaksi
Terkesan Tak Digubris, Jalan Berlumpur Seperti Kubangan Buat Warga Jalan Pinang Ujung Pangkalan Kerinci Kecewa
zul/riaueditor.com

PELALAWAN, riaueditor.com - Sejumlah ruas jalan di ibukota Pangkalan Kerinci becek, berlumpur seperti kubangan.

riaueditor.com mencoba menyusuri sejumlah jalan yang becek dan berlumpur serta rusak berat, terlebih jika hujan deras. Salah satunya jalan Pemda Gq. Alfagurih ujung tembusan jalan Pinang menuju Wajib senyum. Lokasi ini bertahun-tahun tak disentuh pembangunan infrastruktur jalan hingga akses jalan warga terganggu meski berada di jantung Pangkalan Kerinci Kota.

Tak hanyak itu, jalan-jalan lingkungan yang padat penduduk di jalan Akasia, jalan Pemda dan menyebar di sudut kota juga banyak yang rusak berat. Jika musim kemarau jalan akan berdebu dan jika musim hujan jalan akan becek, berlumpur seperti kubangan.

"Seharusnya Pemkab malakukan pendataan jalan-jalan di ibukota Pangkalan Kerinci ini yang belum diaspal atau disemenisasi. Ini ada jalan sampai bertahun-tahun dengan berbagai alasan diterima warga tak kunjung diperbaiki sehingga akses warga terganggu. Kita minta 7 dewan terpilih, karena Pangkalan Kerinci sudah satu dapil untuk prioritaskan masalah jalan," ujar Salam (52) warga Jalan Pemda kepada riaueditor.com, Jumat (21/2/2020).

Menurutnya, jalan yang rusak parah di jalan Pemda Gq. Alfagurih ujung tembusan jalan pinang menuju wajib senyum telah berulang kali ditinjau oleh pihak kelurahan, kecamatan sampai Dinas PUPR, namun tak juga digubris  

"Ya ke sini cuma tanya-tanya, janji-janji tak ada realisasi. Sedangkan yang punya jabatan saja tak bisa berbuat, kepada siapa lagi Kami mengadu," tegasnya. 

Hal senada juga disampaikan Rina (30) warga jalan akasia yang meras heran dengan Pemerintah yang tidak cepat merespon kebutuhan masyarakat.  " Ini Kita masih bicara jalan ya bang, belum bicara soal drainase. Jalan – jalan Kita ini banyak hancur, rusak berat karena tak diaspal atau disemenisasi. Padahal ini ibukota Kabupaten Pelalawan,namun banyak kekurangan yang Kita rasakan.Harus lebih diperhatikan ini wajah ibukota. Pemerintah harus lebih peka dengan kebutuhan warga, " tutupnya.  (ZoelGomes)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini