Tercatat 97 TKA Beredar di Pelalawan, Tim POA Diminta Langsung Cek Lapangan

Redaksi Redaksi
Tercatat 97 TKA Beredar di Pelalawan, Tim POA Diminta Langsung Cek Lapangan
Nasri FE, Kadis Naker ‎Kabupaten Pelalawan.

PELALAWAN, riauedirtor.com - Dari data terakhir yang dikantongi pihak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) ‎Kabupaten Pelalawan sesuai laporan perusahaan setiap bulannya berjumlah 97 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang beredar di Kabupaten Pelalawan.

Demikian disampaikan Nasri FE, Kadis Naker ‎Kabupaten Pelalawan kepada riaueditor.com, Kamis (19/1/2017). Menurutnya, pihak Disnaker Pelalawan sudah menyampaikan kepada TIM Pemantau Orang Asing (POA) Kabupaten Pelalawan untuk melakukan pengecekan langsung dilapangan tempat TKA bekerja dan bukan dikantor.

"Kita sudah sampaikan kepada TIM POA yang terdiri dari Kesbanglinmaspol, Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Satpol PP, Disnaker, Disdukcapil untuk sesegera mungkin melakukan pemantauan ke lapangan terkait keberadaan TKA. Tenaga Kerja asing bekerja berdasarkan kontrak yang diberikan perusahaan seperti di PT RAPP, PT Musim Mas, PT Adei, dan dan lainnya di wilayah Kabupaten Pelalawan," paparnya.

Terlebih, sambung Nasri akan direalisasikannya Perda Retribusi Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA).‎ "Makanya laporan identitas diri ekspatriat dari perusahaan harus laporan yang valid. Jelas ada sanksi dan teguran keras bagi perusahaan yang melanggar," ucapnya. 

Disinggung maraknya soal TKA ilegal asal Tiongkok saat ini, pihak Disnaker Pelalawan mengaku belum mendapat informasi yang jelas dari perusahaan. "Ya saya yakin adalah TKA dari Tiongkok meski belum jelas jumlah dan legalitasnya. Oleh karena itu kita juga beri masukan ke Tim POA untuk sama-sama mengecek ke lapangan. Terkadang akses masuk ke perusahaan oleh Disnaker dipersulit oleh perusahaan," tukasnya. (zul)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini