Tangkal Konflik SARA, Upika Rengat Barat lakukan Focus Group Discussion

Redaksi Redaksi
Tangkal Konflik SARA, Upika Rengat Barat lakukan Focus Group Discussion
ali/riaueditor.com
Tangkal Konflik SARA, Upika Rengat Barat lakukan Focus Group Discussion
RENGAT, riaueditor.com - Guna melakukan deteksi dini, cegah dan tangkal ancaman konflik sosial serta intoleransi di kecamatan Rengat Barat, Unsur pimpinan kecamatan (UPIKA) Rengat Barat melakukan Focus Group Discussion (FGD) di Aula Kantor Camat Rengat Barat kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Jumat (5/8).

Hadir dalam kesempatan itu Ketua forum kerukunan ummat beragama kabupaten Inhu H Zulkipli Ghani, Perwakilan umat nasrani Pendeta Sitompul, Pemuka dan tokoh agama Muslim (MUI) kecamatan Rengat Barat, H Cucu Sulaiman, pemuka  agama Budha, Suwarto,  Kepala Kesbangpol Adri Bahar SSos, Camat Rengat Barat Nurdjanah W SP, Kapolsek Rengat Barat Kompol Frengki tambunan dan sejumlah anggota, Danramil 01 Rengat dan sejumlah anggota yang diwakili oleh Danpos Rengat Barat, Peltu  Murdi, lurah dan Kepala Desa se kecamatan Rengat Barat, BPD sekecamatan Rengat Barat, sejumlah tokoh dan pemuka Agama, dan sejumlah undangan.

Ketua kerukunan beragama kabupaten Inhu, H Zulkipli Ghani Dalam sambutannya mengatakan Deteksi dini, cegah dan tangkal ancaman konflik sosial serta intoleransi di kecamatn Rengat Barat Mohon disikapi arif dan bijaksana.

"Kita berharap kerukunan umat beragama secara umum khususnya di kabupaten Inhu dapat terjaga dengan baik", katanya.

Cepat tanggap dengan apa yang akan terjadi saling menghormati dalam Beribadah  dan saling menjaga kerukunan dan terjamin keamanan dan kenyamanan bermasyarakat.

"masalah kecil diharap dapat dihilangkan masalah besar dapat dikecilkan dan Padamkan api permusuhan, meski sampai saat ini tidak ada masalah yang timbul di kabupaten Inhu namun jangan sangka air tenang tak ada Buaya nya" ujarnya.

Sementara itu Kapolsek Rengat Barat Kompol Frengki Tambunan SIk, dalam sambutan dan arahannya menyampaikan  FGD deteksi Dini, cegah dan tangkal ancaman konflik sosial serta Intoleransi di kecamatan Rengat Barat mari kita jadikan Silaturrahmi atau sambung rasa umat beragama agar kita selalu rukun, akur, damai menjaga keamanan dan kenyamanan serta kamtibmas.

"Kondusifnya Kecamatan Rengat Barat karena adanya kerja sama dari Teman- teman  TNI, pemerintah kecamatan Rengat Barat, tokoh dan pemuka masyarakat tokoh agama, cerdik pandai yang ada di lingkup kecamatan Rengat barat dan Elemen lainnya", ujarnya.

Lebih lanjut disampaikannya bahwa Untuk itu semoga keamanan dan kenyamanan seperti ini dapat terus kita pertahankan dan kita jaga bersama.

Kepala Kesbangpol kabupaten Inhu Adri Bahar SSos Dalam sambutannya Memberikan Apresiasi kepada inspirator kegiatan ini terutama kepada Kapolsek Rengat Barat yang telah merumuskan deteksi dini Konflik sosial dikecamatan Rengat Barat.

"Setau saya Kegiatan ini kegiatan pertama kali yang dilakukan di kabupaten Inhu, saya apresiasi sekali terutama kepada bapak Kapolsek Rengat Barat yakni Bapak Kompol Frengki Tambunan, yang telah mengispirasi deteksi dini konflik sosial, dan ini merupakan Kebutuhan kita bersama," singkatnya.(Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini