Siak Sebagai Pusat Diklat Damkar Dapat Lampu Hijau Kemendagri

Redaksi Redaksi
Siak Sebagai Pusat Diklat Damkar Dapat Lampu Hijau Kemendagri
img.net
SIAK, riaueditor.com - wacana menjadikan Kabupaten Siak sebagai Pusat Pendidikan dan Pelatihan (diklat) Pemadam Kebakaran (Damkar) di Provinsi Riau, telah mendapat lampu hijau dari kementrian dalam negeri (Kemendagri) RI. Tinggal Pemerintah Kabupaten Siak melalui bidang damkar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak untuk mengirimkan proposal terkait ke Kementrian Cipta Karya dengan dukungan dari Kemendagri.

Kabid Damkar BPBD Kabupaten Siak, Irwan Pryatna, S.Si kepada Wartawan (21/4) di Siak menyampaikan, sejak hal ini didengungkan pada 2013 lalu, tahun 2014 ini akhirnya mendapat lampu hijau dari Kemendagri.

Badan diklat Kemendagri telah meminta kita agar sesegera mungkin mengirimkan proposal ke Kementrian Cipta Karya yang nantinya akan di backup oleh Kemendagri. "Restu dari kemendagri tersebut disampaikan dalam rapat penguatan organisasi damkar dalam pengurangan resiko bencana, di Kemendagri Jakarta 16 April lalu," ujarnya.

Saat itu, dimana dirinya selaku Kabid Damkar bersama Kepala BPBD Siak, Wan Abdul Razak, juga turut hadir.

Bahkan kata Irwan, bidang Diklat Kemendagri sangat berharap wacana Siak sebagai pusat Diklat Damkar dapat masuk dalam APBN 2015. "Kemendagri sangat optimis hal tersebut terwujud, mengingat sebelumnya sudah ada daerah yang mendapat gelontoran dana APBN untuk hal tersebut, yakni Bandung dan Depok," terang pria berkumis tebal ini.

Dengan terwujudnya wacana tersebut, lanjut Irwan, nantinya di Kabupaten Siak akan dibangun gedung tingkat lima bernama 'Smoke Chamber' berikut peralatannya yang merupakan sarana utama pelatihan Damkar.

"Selain keberadaan gedung lima lantai, nantinya menjadi prestise tersendiri bagi Negeri Istana ini, dan ia akan dapat memberikan efek positif lain, yakni menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena bisa dipastikan daerah lain yang berada di Provinsi Riau dan Kepri akan diarahkan pusat untuk menggelar Diklat bagi personil Damkarnya di Kabupaten Siak," urai Irwan.

Sedangkan Damkar Siak sendiri, tentunya tidak perlu jauh-jauh mengirimkan personilnya ke luar daerah untuk mengikuti diklat seperti saat ini, sehingga tentu juga lebih menghemat anggaran. Apalagi saat ini Diklat bagi personil Damkar sudah menjadi hal yang harus dilaksanakan sebagaimana instruksi Kemendagri.

Guna mewujudkan impian menjadikan Siak sebagai pusat Diklat Damkar, saat ini Irwan sedang mempersiapkan proposal yang diminta Kemendagri. "InsyaAllah, secepatnya akan kita kirimkan, sehingga harapan masuk di APBN 2015 bisa terwujud," tutup Irwan.(Adi)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini