Setiap Awal Pekan Plt Gubri Tuntut SKPD Bekerja Optimal

Redaksi Redaksi
Setiap Awal Pekan Plt Gubri Tuntut SKPD Bekerja Optimal
Kepala Bappeda Riau, M Yafiz
PEKANBARU, riaueditor.com - Memasuki pekan kedua pada bulan September, serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau masih `merangkak` yakni 26,56 persen. Untuk menggenjot serapan APBD, Plt Gubri menuntut SKPD di lingkungan pemprov Riau untuk bekerja lebih optimal.

Tuntutan Plt Gubri tersebut disampaikan melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau, M Yafiz. Dikatakannya, setiap awal pekan, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dituntut bekerja optimal dalam menyerap APBD.

"Adapun beberapa SKPD yang masih rendah serapannya seperti Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Sumber Daya Air, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perkebunan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Peternakan serta Dinas Pendapatan Daerah," katanya saat ditemui di kantor Gubri, kemarin.

Saat ini, jelasnya, total serapan APBD Riau sekitar 26,56 persen, jadi ke depan seperti apa. Karena waktu tinggal beberapa saat lagi, sehingga pekan per pekan, bulan per bulan akan dievaluasi terus supaya bisa digenjot.

"Memang kendala serapan anggaran di Pemprov Riau juga terjadi di berbagai provinsi lain di tanah air. Namun demikian, Riau menjadi salah satu yang terendah di Indonesia dalam serapan anggaran APBD. Karenanya, dengan dikumpulkannya kepala SKPD tersebut, maka bisa dicarikan solusi atas kendala lambannya serapan," jelasnya.

Karena dikatakan Yafiz, jika semua kendala bisa dicarikan solusi dan dikemas dengan baik, maka diperkirakannya tidak akan ada masalah dalam serapan anggaran.

"Tentu ada solusi-solusi atas lambannya serapan. Kalau bisa diselesaikan, mudah-mudahan 70 sampai 80 persen hingga akhir tahun anggaran bisa dicapai," tuturnya.

Menurutnya, mengejar target serapan anggaran dinilai sangat penting dalam mendongkrak perekonomian di Provinsi Riau. "Dengan demikian maka daya beli masyarakat akan lebih meningkat, sebagai multiplier effect atas perputaran uang APBD Riau 2015. Untuk itu seluruh SKPD diminta terus memacu serapan di instansi masing-masing, sehingga tidak terjadi perlambatan ekonomi di Provinsi Riau," tukas Yafiz.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini