Putus Rantai Penularan Covid-19, Pemkab Siak Siapkan 328 Ruang Isolasi pasien PDP

Redaksi Redaksi
Putus Rantai Penularan Covid-19, Pemkab Siak Siapkan 328 Ruang Isolasi pasien PDP
istimewa

SIAK - Mengantisipasi meningkatnya jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan keterbatasan ruang isolasi, pemkab Siak segera menyiapkan sebanyak 328 ruang isolasi dengan memanfaatkan sejumlah gedung guna memutus rantai penularan virus Covid-19.

Bupati Siak, Alfedri mengatakan saat ini sejumlah ruangan gedung segera disulap menjadi ruang isolasi. Jumlahnya mencapai 328 kamar, diantaranya 24 ruangan di RSUD Siak, 4 ruangan di Rumah Sakit tipe D Tualang dan 10 ruangan di Rumah Sakit tipe D Minas, 50 ruangan Cadangan di Asrama Haji Siak.

"Selanjutnya, 30 ruangan di Balai Latihan Kerja (BLK) Siak, 10 ruangan di PT Ivomas Kandis dan yang paling banyak itu di PT IKPP Perawang, ada 200 ruangan isolasi," kata Bupati Siak Alfedri, Senin (20/4/2020).

Dijelaskan Alfedri, terdapat ruangan isolasi yang sarananya masih dalam penyempurnaan. 

"Sejumlah perusahaan turut membantu pengadaan sarana tersebut, seperti kasur untuk di Puskesmas Tualang," ujarnya.

Meski belum terjadi lonjakan angka kasus PDP, Bupati berharap ruangan isolasi tadi jangan digunakan untuk yang lain. "Sebelum wabah ini benar-benar tidak ada lagi, semua ruang isolasi jangan dipakai dulu untuk kegunaan lainya," jelas Bupati.

Berdasarkan data di website gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Siak, hingga hari ini 20 April 2020 tercatat 17 kasus PDP Covid-19 di Siak termasuk satu orang perawat di RSUD Tengku Rafian yang sebelumnya merawat pasien dalam pemantauan.

"PDP yang sedang dirawat saat ini ada 9 orang. Sementara yang meninggal 3 orang dan telah sembuh 5 orang. Sementara yang positif Corona berdasarkan hasil swab sampai saat ini masih 1 orang warga Kecamatan Kandis," imbuhnya lagi.

Sementara orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Siak hingga hari ini mencapai 2.587 orang. 39 ODP tidak ada gejala, 1.142 proses pemantauan dan 1.406 selesai pemantauan.

"Dengan kepatuhan masyarakat terhadap himbauan pemerintah, maka jumlah ODP di Kabupaten Siak akan terus saja berkurang setiap harinya. Kita berharap wabah ini segera berakhir, masyarakat diharapkan di rumah saja dan hidup bersih," imbau Bupati Alfedri. (ad)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini