Petani Desa Pulau Sengkilo Kecewa, Pengadaaan Itik Jauh dari Harapan

Redaksi Redaksi
Petani Desa Pulau Sengkilo Kecewa, Pengadaaan Itik Jauh dari Harapan
ilustrasi
RENGAT, riaueditor.com - Proyek Pengadaan Itik bagi petani di Desa Pulau Sengkilo Kecamatan Kelayang APBD Inhu Tahun 2015 kemarin disinyalir tidak sesuai spesifikasi dan menuai kritik dari masyarakat Desa Pulau Sengkilo yang tergabung dalam kelompok tani. Pasalnya, proposal yang diajukan Kelompok Tani kepada Dinas Peternakan dan Perikanan Inhu untuk pengadaan itik masing-masing Anggota Poktan akan menerima 50 ekor itik air.

Namun pada saat penyerahan harapan masyarakat tidak sesuai kenyataan di lapangan. Dinas Peternakan dan Perikanan Inhu hanya menyalurkan 5 ekor itik air berukuran sedang kepada masing-masing anggota Poktan atau per Kepala Keluarga (KK).

"Tujuan pengadaan itik tersebut adalah untuk membasmi hama keong yang selama ini sangat mengganggu para petani sawah, dimana masing-masing anggota Poktan membutuhkan sedikitnya 50 ekor itik air," kata Jon Lukman, aktifis LSM KPPN RI Perwakilan Inhu, sabtu (9/1).

Jon Lukman yang juga warga Desa Pulau Sengkilo Kecamatan Kelayang, Inhu tersebut juga mempertanyakan spesifikasi yang sebenarnya dari proyek pengadaan itik bagi kelompok tani di Desanya tersebut.

"Berdasarkan keterangan masyarakat yang melapor kepadanya bahwa program itik tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan, hanya 5 ekor/KK, mengapa bisa demikian tentu ada sebabnya, hal inilah yang akan kita cari tau," katanya.

Namun berdasarkan keterangan warga kepadanya program yang semula merupakan usulan dari warga melalui Poktan ini di Plot menjadi Proyek Aspirasi Dewan, dan dikerjakan oleh Rekanan yang ditunjuk oleh Anggota DPRD yang bersangkutan, tutupnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perternakan dan Perikanan (Kadisnakkan) Inhu HM Sadar belum berhasil dihubungi untuk dimintai keterangan terkait hal ini. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini