Penyerahan PKH di Kepenghuluan Sungai Daun Diduga Dinodai Praktek Pungli

Redaksi Redaksi
Penyerahan PKH di Kepenghuluan Sungai Daun Diduga Dinodai Praktek Pungli
ilustrasi

BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com - Penyerahan Bantuan Tunai Program Keluarga Harapan (PKH) di kepenghuluan Sungai Daun Kecamatan Pasir Limau Kapas ternoda dugaan adanya praktek pungutan liar (Pungli).

Indikasi adanya pungli hingga saat ini masih jadi perbincangan warga yang merasa dirugikan karena besaran jumlah pungutan yang dilakukan oleh oknum tertentu tersebut sebesar Rp 50 ribu hingga 200 ribu rupiah, sementara bantuan yang akan diterima berkisar Rp 1,5 juta. 

"Yang mengutip duit ke masyarakat itu orang kepercayaan si Pendamping PKH sini, dialah yang datang memintai duit kepada masyarakat," ungkap salah seorang ibu rumah tangga kepada wartawan yang minta namanya dirahasiakan.

Menurutnya, Selama dua tahun belakangan ini PKH Desa Kepenghuluan memisahkan diri dan membagikan langsung bantuan tersebut ke masyarakat, sementara PKH lainnya menyerahkan bantuan tersebut secara bersama di kantor Kecamatan Panipahan.

"Termasuk saya sendiri, juga dimintai Rp 200 ribu, jadi saya bilang begini, kau suruh dulu si Pendamping PKH nya kemari baru kubayar, tapi sudah itu tak datang datang lagi dianya," ujar ibu Iro dengan logat bataknya.

Terpisah, PKH kepenghuluan Sungai daun, Hasbullah ketika dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan bahwa bukan orang suruhannya, "Tidak benar itu, terima kasih," tandasnya singkat.

Sebelumnya, berita terkait PKH juga viral dan menjadi bahan perbincangan warga, pasalnya ada sebagian penerima berasal dari orang yang mampu dan dinilai tidak transparan. (hen)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini