Penggantian KWH ke Token Tidak Ada Pungutan Apapun

Redaksi Redaksi
Penggantian KWH ke Token Tidak Ada Pungutan Apapun
foto: ist
PEKANBARU, riaueditor.com - Kinerja PLN terus menjadi perhatian serius oleh DPRD Pekanbaru. Pasalnya masuknya laporan masyarakat selain persoalan pemadaman PLN muncul lagi persoalan baru mengganti KWH meter yang dipungut biaya kepada pelanggan.

"Informasi ini terus kita tampung berkaitan  petugas PLN yang memberatkan masyarakat dalam program PLN dalam menganti KWH dari meteran biasa ketoken. Kita harap PLN bisa perhatikan kinerja SDM nya," kata Roni ketika dikonfirmasi dikantornya, Selasa (15/11).

Diungkapkan Roni, perlu memperhatikan SDM atau petugas lapangan PLN tujuannya agar tidak merugikan masyarakat apakah biro,  pegawai PLN atau yang ditunjuk oleh PLN adalah representasi dari PLN.

"Apalagi ada meminta punggutan-punggutan diluar jalur yang resmi. Ini harus ditindak karena sudah merugikan masyarakat," ungkap Roni

Roni juga minta ke PLN memberikan kemudahan kepada masyarakat, karena  hal merupakan investasi yang akan memberikan kontribusi setiap bulan kepada masyarakat.

"Tidak ada pemaksaan terhadap terhadap masyarakat dalam penggantian KWH dengan token dan tidak ada aturannya. Kecuali ada permintaan dari masyarakat atau kondisi KWH yang dimiliki sudah uzur atau sipatnya berbahayakah masyarakat. Tapi tetap atas persetujuan konsumen dalam penggantian tersebut," tegasnya.

Bagi masyarakat yang dirugikan dengan adanya penggantian dari KWH menjadi sistem token, apalagi adanya pungutan liar, maka kita meminta melaporkan hal ini kepada Komisi IV DPRD kota Pekanbaru.

"Kita berharap perlu ada perubahan aturan pemerintah tentang ketenaga listrikan di Indonesia ini, peluang investor asing untuk mengelola kelistrikan. Peluang tersebut berguna untuk bisa saling bersaing dalam memberikan pelayanan listrik yang baik kepada masyarakat," pinta Roni Amriel.(eza)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini