Pemprov Riau akan Tetap Perjuangkan Merebut Blok Siak

Redaksi Redaksi
PEKANBARU(riaueditor)- Kontrak karya pengelolaan ladang minyak Blok Siak oleh PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) berakhir November 2013. Tetapi dalam hal ini PT CPI dikabarkan berminat untuk perpanjangan kontrak. Namun, masyarakat Riau tentu ingin agar Blok Siak dikelola oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui BUMD.

Hal Ini disampaikan Asisten II Sekdaprov Riau Emrizal Pakis, Jumat (4/1) ketika dihubungi melalu selulernya, izin pengelolaan ladang minyak Blok Siak oleh PT CPI memang berakhir pada November 2013. Makanya, saat ini Riau meminta pemerintah pusat mempercayakan kelanjutan pengelolaan Blok Siak pada Provinsi Riau.

Setelah Blok Langgak dilepas PT CPI di awal tahun 2010 lalu dan Blok CPP waktu tahun lalu. Kini, ditahun 2013 ini satu kontrak pengelolaan ladang minyak milik PT CPI berakhir di bulan November. Namun, tampaknya PT CPI ingin tetap mengelola Blok Siak. Maka dalam hal merebut Blok Siak, Riau akan tetap perjuangkan.

"Sudah saatnyalah kita bisa mengelola Blok Siak. Karena merupakan milik kita sendiri. Yang artinya setelah kontrak dengan PT CPI berakhir. Dan selama ini kita sudah belajar banyak dan SDM kita sudah bagus," katanya sembari berujar, hal wajar jikalau PT CPI ingin kembali mengajukanya perpanjangan kontrak.

Namun sebutnya, yang menentukan itu nantinya pemerintah pusat. Artinya, saat ini Pemprov Riau hanya menunggu keputusan Pusat. Katanya, pihak Pemprov Riau patuh pada aturan kontrak. Makanya semua itu diserahkan pada pemerintah pusat untuk menentukan.

Namun, dalam ini Provinsi Riau tetap berjuang merebut. "Tentu dengan kembalinya Blok Siak ke Pemerintah akan memberikan masukan yang berati bagi Riau dalam meningkatkan pembangunan ke depannya. Tentu, bertambah semangat karena menghasilkan sesuatu yang bermanfaat serta dapat difokuskan untuk pembangunan Riau. Makanya, Riau akan terus memperjuangkan," katanya.(das)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini