Pemprov Riau Belum Terima Putusan Resmi Terkait Penetapan Lima Desa

Plt Gubri Surati kedua Kabupaten Tidak Lakukan Kegiatan di Lima Desa
Redaksi Redaksi
Pemprov Riau Belum Terima Putusan Resmi Terkait Penetapan Lima Desa
ist.net
Plt Gubri Surati kedua Kabupaten Tidak Lakukan Kegiatan di Lima Desa.
PEKANBARU, riaueditor.com- Stateman Dirjen Pemerintahan Umum Kemendagri, Agung Mulyana terkait hasil kajian Mahkamah Agung (MA) menyebutkan Lima Desa masuk ke Kabupaten Kampar. Melihat ini, dikhawatirkan akan kembali menimbulkan gesekan antara kedua belah pihak seperti sebelumnya yang melibatkan anggota Satpol PP.

Untuk menghindari kekhawatiran tersebut, Plt Kepala Biro Admnistasi pemerintahan umum Setdaprov Riau, Andry Sukarmen mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima putusan resmi ataupun Surat Keputusan (SK) apapun terkait penetapan lima desa tersebut.

"Belum ada kita terima, jadi kita masih menunggu informasi kelanjutan lima desa ini," kata Andry pekan lalu kepada wartawan.

Untuk memghindari konflik antara kedua kabupaten itu, sambung Andry, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau telah mengirimkan surat kepada Kabupaten Kampar dan Rohul untuk menahan diri dan tidak melakukan kegiatan di lima desa hingga putusan resmi dari Kemendagri.

"Sebenarnya surat itu sudah lama dikirim kepada kedua belah pihak ya, dalam surat itu kita minta kedua belah pihak untuk tidak membuat kegiatan di daerah lima desa itu," tutur mantan pejabat Pemko Pekanbaru itu.

Seperti diketahui, konflik antara Kabupaten Kampar dan Rohul dalam memperebutkan lima desa ini sudah terjadi bertahun-tahun. Bahkan, sempat terjadi bentrokan antara Satpol PP Rohul dan Kampar, di Desa Tanah Datar, beberapa waktu lalu.

Kelima desa yang menjadi rebutan Kampar-Rohul ini adalah, Desa Rimbo Jaya, Desa Tanah Datar, Desa Rimba Makmur, Desa Muara Intan dan Desa Intan jaya.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini