Pemkab Targetkan Rasio Kemiskinan 5,27 persen

Redaksi Redaksi
Pemkab Targetkan Rasio Kemiskinan 5,27 persen
images

SIAK, riaueditor.com – Rapat Paripurna ke 19 masa sidang ke 3, Bupati Siak Drs H Syamsuar, M.Si Senin (16/12) kemarin menyampaikan jawaban pemerintah Kabupaten Siak atas pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Siak tahun anggaran 2014 di gedung Panglima Jimbam.

Dikatakan Bupati secara teori, pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh faktor investasi, konsumsi, belanja pemerintah dan net ekspor. Untuk itu, strategi dan program yang harus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Siak adalah dengan menciptakan iklim investasi yang baik melalui program peningkatan iklim investasi dan realisasi investasi, program peningkatan promosi kerjasama investasi, program peningkatan infrastruktur serta program lainnya yang mendukung, akan terus diupayakan.

Termasuk peningkatan konsumsi yang dipengaruhi oleh daya beli masyarakat, seperti peningkatan kesempatan kerja serta program peningkatan kualitas dan produktifitas tenaga kerja menjadi program yang jarus dilakukan oleh Pemkab Siak. Selain itu peningkatan belanja pemerintah dengan memperbesar anggaran pendapatan dan belanja daerah serta penggunaan yang tepat sasaran efisien dan efektif juga termasuk program Pemkab Siak yang harus dilakukan," papar Bupati.

Sementara mengenai berapa angka IPM yang ingin dicapai pada tahun 2014 serta program apa saja yang paling utama dipersiapkan, bahwa target IPM tahun 2014 yang ingin dicapai adalah sebesar 78,11 persen melalui peningkatan angka harapan hidup, peningkatan rata-rata lama sekolah. peningkatan angka melek huruf dan peningkatan pengeluaran perkapita. Sedangkan angka rasio kemiskinan yang ingin dicapai pada tahun 2014 dan bagaimana strateginya serta program-program yang sudah dipersiapakn.

Bahwa angka rasio kemiskinan makro yang ingin dicapai pada tahun 2014 adalah sebesar 5,27 persen. Strateginya adalah dengan mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin, meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin, mengembangkan dan menjamin keberlanjutan usaha mikro dan mensinergikan kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan.(Ad)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini