Melalui Tekhnopolitan Pelalawan Bakal Jadi daerah Persaingan Global

Redaksi Redaksi
Melalui Tekhnopolitan Pelalawan Bakal Jadi daerah Persaingan Global
Bupati Pelalawan, HM Harris
PELALAWAN, riaueditor.com - Kepres pembangunan kawasan Teknopolitan Koridor Sumatera di kabupaten Pelalawan tepatnya di Kecamatan Langgam sudah diterbitkan dan sudah diteken Presiden Jokowi. Kini tinggal pelaksanaan pembangunannya saja.

Demikian disampaikan Bupati Pelalawan HM Harris kepada riaueditor baru-baru ini. Bupati menyebutkan dengan dibangunnya Kawasan Teknopolitan di kabupaten Pelalawan nantinya, maka Pelalawan bakal menjadi daerah persaingan global antar negara di dunia.

"Untuk membangun kawasan tekhnopolitan dengan menelan dana Rp 47 triliun lebih nantinya kita akan undang dan tawarkan kepada investor luar negeri.

"Menjelang dibangunnya teknopolitan itu, kita harus siapkan dulu peningkatan kualitas SDM dan merobah pola pikir masyarakat supaya lebih cerdas dan mandiri dalam menghadapi persaingan global sehingga mereka siap bersaing dengan pihak luar nantinya," ujarnya.     

Guna mempersiapkan masyarakat Pelalawan menuju kemandirian itu, tambah HM Harris, Pemkab Pelalawan menjalankan program pendidikan gratis sehingga warga yang miskin dan kaya bisa sekolah tanpa membedakan suku dan agama yang ada di tengah masyarakat guna mencari bibit yang berkualitas.

"Selain itu, kita telah bangun perguruan tinggi AKNP Pelalawan dan sedang proses pendirian Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P). Bahkan tahun ini AKNP sudah mewisuda 87 mahasiswa perdananya dan sebanyak 67 mahasiswanya telah tamat itu akan diterima bekerja di sejumlah perusahaan di Pelalawan," terang Bupati. 

Masyarakat Pelalawan khusunya yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit tidak usah bingung dan khawatir lagi dengan anjloknya harga sawit Karena CPO kita yang tak laku.

"Di kawasan tekhnopolitan akan memproduksi hasil sawit menjadi komidity yang siap dipasarkan seperti sabun, kosmetik, minyak goreng dan sebagainya. Melalui Tekhnopolitan kita siap bersaing menuju pasar bebas dan selaras mengikuti RPJP Pusat dalam persaingan global. Pelalawan tidak boleh tertinggal. Kita harus menatap masa depan yang lebih baik, maju dan sejahtera," tukasnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini