Masa Tugas OMS Hanya Satu Tahun

Redaksi Redaksi
Masa Tugas OMS Hanya Satu Tahun
Kepala Dinas Cipta Karya kota Pekanbaru, Syafril
PEKANBARU, riaueditor.com - Sesuai mekanisme, penunjukan Ketua Organisasi Masyarakat (OMS) didasarkan atas musyawarah atau pemilihan di tingkat Kecamatan. Dinas Cipta Karya tidak dibolehkan mengintervensi. Sedangkan masa tugas Ketua OMS terpilih hanya berlaku satu tahun.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Cipta Karya kota Pekanbaru, Syafril, menjawab riaueditor.com seputar penunjukan langsung Ketua OMS sebagaimana terjadi selama ini.

“Mekanismenya lewat Kecamatan, masyarakat yang memilih kemudian kami memfasilitasi aja. Kalau kami intervensi kan kami tak boleh. Tergantung musyawarah dibawah,” ujarnya Senin (2/5).

Sedangkan masa tugas OMS sebut Safril, satu tahun. Ketua OMS yang baru diusulkan oleh pihak Kecamatan dan disampaikan ke Dinas Cipta Karya. Sejauh ini ada empat Kecamatan lagi yang belum mengusulkan Ketua OMS ke Dinas Cipta Karya.

“Kemungkinan dalam dua hari kedepan, nama-nama Ketua OMS di empat Kecamatan tersebut sudah rampung dan disampaikan ke kami,” ujarnya.

Sementara ketika disinggung soal genangan banjir di sejumlah ruas jalan di kota Pekanbaru, Syafril mengatakan karena banyaknya saluran drainase yang tersumbat. Selain itu banyaknya bangunan rumah toko (ruko) yang dibangun dewasa ini menjadi kendala besar.

Ia mengatakan, tahun ini pihaknya sudah merencanakan kawasan kumuh membangun rumah susun guna menghindari banjir. Safril mengaku pihaknya sudah mengiventarisir sejumlah titik yang kerap menjadi langganan banjir selama ini.

Safril menjelaskan titik-titik yang menjadi langganan banjir dimaksud, diantaranya, Kelurahan Tanah Datar, Pasar Kodim, depan Santa Maria, Jalan Teratai. Panam dan banyak lagi.

Untuk itu kepada masyarakat yang membangun diminta untuk memperhatikan saluran drainase sehingga petugas OP dapat leluasa membersihkan sampah dari dalam parit.

“Kalaupun permukaan parit ditutup buatlah lobangnya. Makanya dalam pemberian IMB semestinya memperhatikan pori-pori saluran. Dalam waktu dekat tim akan turun guna melobangi permukaan parit yang ditutup tersebut,” ujar Syafril. (fin)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini