Manfaatkan Dana Desa, Pemdes Ujungbatu Timur Percepat Pembangunan

Redaksi Redaksi
Manfaatkan Dana Desa, Pemdes Ujungbatu Timur Percepat Pembangunan
ys/riaueditor.com
Bersama Kades Ujungbatu Timur, Harde Yanto di ruang kerjanya, Rabu (30/8)

UJUNGBATU, riaueditor.com - Pemerintahan Desa (Pemdes) Ujungbatu Timur Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu, jelang akhir tahun 2017 terus giat merealisasikan program percepatan pembangunan wilayah. 

Hal ini disampaikan Kepala Desa (Kades) Ujungbatu Timur, Harde Yanto di ruang kerjanya, Rabu (30/8). Dijelaskan, Pemdes Ujungbatu Timur terus melakukan percepatan pembangunan Desa.

 

“Dana Desa untuk tahap I kami keluarkan 60 persen, untuk program yang telah kami realisasikan melalui bantuan program Dana Desa Tahun 2017 ini yakni pembangunan Plang merek Kantor Desa, Box Culvert, Gapura di setiap Dusun, dan terealisasi dengan baik,” ujarnya.

 

Harde Yanto menambahkan, segala bentuk pembangunan tahap I itu berdasarkan skala prioritas, di mana telah direalisasikan kepada pembanguan fisik peningkatan jalan, lingkungan pembangunan aula kantor desa dan betonisasi jalan desa akan terus dupayakan pembangunannya, termasuk sarana air bersih, juga kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). 

"Kita sudah menargetkan pembangunan untuk infrastruktur jalan serta Box Culvert akan rampung akhir tahun 2017 ini," tukasnya.

 

Lebih jauh Kades menjelaskan, Pemdes Ujung Batu Timur juga telah mengeluarkan kartu Ujungbatu Sejahtera sebanyak 500 kartu, telah dibagikan kepada warga yang kurang mampu. Agar masyarakat lebih dimudahkan dalam pemakaian kartu tersebut, kemudian pihaknya juga menggandeng dan bekerja sama dengan sejumlah Rumah Sakit serta Pangkalan Gas LPG yang ada di Kecamatan Ujungbatu.

 

“Keberadaan Dana Desa tersebut semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat, jadi itu kita kelola dengan baik termasuk kartu Ujungbatu Sejahtera tadi. Fungsi kartu itu jika warga tidak punya kartu berobat seperti BPJS misalnya, tapi dia memegang kartu tersebut pihak rumah sakit telah bersedia mengurangi bayaran atau memotong pembayaran berobatnya hingga 10 persen. Bagitu juga dengan pangkalan Gas LPG, bila pemegang kartu tersebut mau beli Gas LPG cukup membayar Rp 20 ribu saja,” imbuhnya.

 

Dari semua program pembangunan infrastruktur lingkungan di setiap kampung ini diharapkan nantinya dapat bermanfaat dengan baik bagi masyarakat. “Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di desa ini dapat saling menjaga dan memelihara terhadap hasil pembangunan yang telah direalisasikan,” tutup Kades. (ys)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini