Kesabaran Masyarakat Mulai Habis Kepada PLN Area Rengat

Redaksi Redaksi
Kesabaran Masyarakat Mulai Habis Kepada PLN Area Rengat
RENGAT, riaueditor.com- Kesabaran Masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sepertinya mulai habis kepada Managemen PLN Area Rengat, sehingga dibeberapa daerah melakukan aksi demo ke kantor PLN di daerah masing-masing. Seperti masyarakat di Kecamatan Rengat Barat serta Pasir Penyu yang melakukan aksi demo pada Rabu (16/7) kemarin.

Menyikapi hal ini Koordinator Gerakan Anti Mati Lampu (GERAM) Supri Handayani SE yang akrab disapa Ando mendesak DPRD Indragiri Hulu agar memanggil pihak PLN Area Rengat dan pihak PT Wijaya Karya (WIKA) sebagai pengelola PLTMG Lirik.

"Selama ini kita selalu menerima apa yang dijadikan alasan oleh PLN, namun tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, untuk itu kita minta kepada DPRD Inhu untuk melakukan dengar pendapat (hearing) terkait pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Inhu," katanya.

Pemanggilan hearing itu, kata Ando, perlu segera dilakukan menyikapi semakin parahnya pemadaman listrik, sehingga menimbulkan aksi unjuk rasa warga seperti yang terjadi di PLTD Kotalama, Kecamatan Rengat Barat dan di Airmolek Kecamatan Pasirpenyu.

Menurutnya, selama ini warga dibingungkan dengan alasan-alasan dua BMUN tersebut yang mengurus listrik di Inhu. Pihak PLN menyalahkan PT WIKA selaku pengelola PLTMG Lirik, sementara PT WIKA mengaku terjadinya pemadaman listrik bukan serta merta kesalahan dari PT WIKA.

"Jadi, kami sangat berharap kepada DPRD Inhu dan Pemkab Inhu harus mengambil sikap kepada dua perusahaan negara tersebut. Sebab, jika hal ini dibiarkan akan semakin menimbulkan reaksi dari masyarakat," cetusnya.

Untuk itu, tambah Ando, jika DPRD Inhu memanggil pihak PLN Area Rengat dan PT WIKA, GERAM akan mempertimbangkan untuk melakukan aksi seperti yang pernah terjadi pada tahun 2011 lalu di kantor PLN Rayon Rengat. 

"Kami memang berencana melakukan aksi seperti peristiwa unjuk rasa di Kantor PLN Rayon Rengat tahun 2011, namun jika hal ini disikapi DPRD Inhu dan Pemkab Inhu, kami akan mempertimbangkan untuk melakukan aksi, pungkasnya.(Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini