Kades Air Jernih Dilaporkan Warganya ke Polisi

Redaksi Redaksi
Kades Air Jernih Dilaporkan Warganya ke Polisi
RENGAT, riaueditor.com- sejumlah Tokoh Masyarakat Desa Air Jernih melaporkan Kepala Desa nya ke Polisi. Sebelumnya, sejumlah tokoh masyarakat tersebut  mendatangi Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bapemas Pemdes) Kabupaten Indragiri Hulu di Pematang Reba.

Sejumlah tokoh masyarakat dan lembaga perangkat Desa Air jernih, yakni ketua BPD Zainal, ketua Pemuda Budi Iriyanto, ketua LPM M Yazid melakukan croschek dan mempertanyakan laporan pertanggung jawaban ADD tahun 2014 di kantor Bapemas Pemdes.

"Ya, baru saja kita menerima warga masyarakat Desa Air Jernih, yakni Ketua BPD, Ketua Pemuda dan ketua LPM, dan mereka mempertanyakan laporan pertanggung jawaban ADD Desa Air jernih tahun 2014," sebut kepala Bapemas Pemdes, Suratman melalui kabid Pemerintahan Desa, Komaruzzaman, Rabu (8/10) di Pematang Reba.

Dibenarkan Komaruzzaman, ADD Air Jernih tahun 2014 sebesar 94 juta dan SPJ nya sudah kita terima, namun keabsahan SPJ yang diserahkan kepala Desa Air Jernih Azwar tersebut belum kita croschek lebih jauh, saat ini kita masih mendalami SPJ tersebut, sebutnya.

Ketua BPD Air jernih, Zainal kepada Wartawan Rabu (8/10) mengatakan, kita sudah dua kali meminta buku Peraturan Desa terkait ADD, sebab disitu kita bisa meng croschek program yang diajukan pemerintahan Desa dan bisa disesuaikan dengan realisasi, namun sampai saat ini kita tidak pernah diberikan Perdes (Peraturan Desa) tentang ADD tersebut, katanya lagi.

Sementara, Ketua Pemuda Desa Air Jernih Budi Iriyanto mengatakan bahwa sepengetahuannya uang atau dana yang diterima oleh perangkat Desa tidak sesuai dengan laporan SPJ yang dibuat, demikian juga uang Pemuda sebesar Rp 5 juta yang dianggarkan dalam RKA Desa diduga juga digelapkan, sebutnya.

Selain itu banyak pos pos lain terkait ADD yang dinilai direkayasa oleh kades  dan penempatan kegiatan fisiknya tidak tepat seperti pelaksanaan pembuatan WC umum sebanyak 16 unit, sebab ada yang ditempatkan dalam rumah warga. "Artinya yang dibangun tersebut bukan lagi wc umum melainkan menjadi WC Pribadi," ujarnya.

Diduga kuat, sambung Budi, kades melakukan manipulasi dan pemalsuan tanda tangan. "Untuk itu kita laporkan ke Polisi," sebutnya.

Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetio Indaryanto SIK melalui Kapolsek Rengat Barat Kompol Nipwin B Hutabarat saat dikonfirmasi dikantornya membenarkan bahwa telah datang belasan warga masyarakat Desa Air jernih bersama dengan Ketua BPD desa Air jernih, Zainal ke Mapolsek Rengat Barat.

"Kedatangan masyarakat dalam rangka melaporkan Kadesnya, hal ini tentu akan kita akan lakukan penyelidikan dan saat ini laporan masyarakat sudah kita terima dan sedang mengumpulkan alat bukti," sebut Kapolsek.

Kepala Desa Air jernih Azwar ZR saat dikonfirmasikan melalui selulernya hanya mengucapkan terima kasih atas informasi dari wartawan, terima kasih atas informasinya pak ya, katanya sambil menutup hpnya, dan ketika dihubungi kembali tidak diangkat. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini