Jumlah Tenaga Honorer Lebihi Jumlah PNS, Pemprov Riau Segera Rasionalisasi

Redaksi Redaksi
Jumlah Tenaga Honorer Lebihi Jumlah PNS, Pemprov Riau Segera Rasionalisasi
Kepala BKPPD Riau, Asrizal
PEKANBARU, riaueditor.com - Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Riau, Asrizal mengatakan setelah dilakukan inventarisi terhadap jumlah honorer di lingkungan Pemprov Riau terdapat sekitar 12 ribu tenaga honorer. Angka ini bila dibandingkan dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Riau lebih banyak yakni sekitar 8 ribuan saja.

"Setelah kita data mulai dari honorer di RSUD, RS Jiwa Tampan hingga honorer di SKPD terdapat 12 ribu orang lebih,"katanya saat ditemui KR di ruang kerjanya, Senin (30/5).

Disinggung mengenai seberapa keperluan Pemprov Riau terhadap tenaga honorer?, dijelaskannya, idealnya berdasarkan Peraturan pemerintah Nomor 48 tahun 2005 sudah dilarang perekrutan tenaga honorer. Namun pegawai pada bagian pelayanan publik seperti di RSUD, bidan desa serta pelayanan publik lainnya.

Mengenai honorer titipan disejulah SKPD seperti si Dispenda Riau, dimana banyaknya honorer yang menumpuk disana. "Mengenai hal itu, dalam beberapa waktu kedepan kita akan melakukan seleksi terhadap tenaga honorer sesuai kebutuhan SKPD. Seleksi ini nantinya akan menggunakan sistem Computerisasi Assisten Test (CAT)," tuturnya.

Dari sistem seleksi itulah, sambungnya, akan dilakukan rasionalisasi terhadap tenaga honorer. Peta evaluasi tersebut nantinya ditargetkan Januari 2017 sudah selesai sehingga seleksi tersebut bisa segera dilaksanakan. "Jika hal itu sudah dilaksanakan, kebutuhan pemerintah aka  terpenuhi untuk membantu pelayanan publik," ujarnya.

Disinggung mengenai anggaran untuk honor pegawai, diakuinya memang tidaklah mencukupi. Hanya saja untuk honorer di SKPD tersebut merupakan tanggungjawab dari satker terkait. Berbeda dengan honorer di pelayanan publik seperti di RSUD, bidan desa dan guru bantu yang telah ditetapkan.

"Anggaran tersebut saya lupa," sebutnya.

Salah seorang honorer di Biro Humas Setdaprov Riau, Herijal mengaku setuju dengan wacana test terhadap tenaga honorer itu. Dengan dilakukannya test tersebut, ia tahu sejauh mana kemampuan dirinya dan tenaga honorer lainnya.

"Selain itu, Pemprov Riau juga tahu mana honorer yang benar-benar bekerja dan tahu kualitas tenaga honorernya," tuturnya.

Disinggung mengenai hinor yang diterimanya perbulan, diakuinya jauh dari kata cukup. Untung saja, ia memiliki istri yang bekerja untuk membantu kebutuhannya.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini