Pasca Laka Kerja,

Disnaker Pelalawan Tutup Sementara Operasional PKS PT Jalur Pusaka

Redaksi Redaksi
Disnaker Pelalawan Tutup Sementara Operasional PKS PT Jalur Pusaka
zul/riaueditor.com
Korban tersiram rebusan minyak kelapa sawit, PKS PT JPKS Km 55 Pangkalan Kerinci.
PELALAWAN, riaueditor.com - Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pelalawan menutup sementara operasional pabrik kelawa sawit (PKS) milik PT Jalur Pusaka Kumala Sakti (JPKS) yang berada di KM 55 Pangkalan Kerinci pasca kecelakaan kerja dua karyawan pabrik yang tersiram rebusan minyak kelapa sawit sehingga kulit tubuhnya melepuh 40 hingga 60 persen.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pelalawan, H Nasri FE didampingi Kabid pengawasan Budi Agung Sentosa SE kepada riaueditor, Senin (23/11/2015). Menurutnya, Disnaker memberi waktu selama seminggu untuk melaporkan uji riksa seluruh peralatan yang ada di perusahaan.

"Hari ini operasional pabrik kelapa sawit di KM 55 dihentikan. Tadi pagi sebanyak 5 orang perwakilan Disnaker dipimpin Kabid Pengawasan mengantarkan surat penghentian operasional pabrik sampai ada laporan uji riksa seluruh peralatan perusahaan. Pihak perusahaan Alahmdulillah mengerti dan hari ini menutup operasional pabrik," paparnya.

Disinggung soal laka kerja, Nasri menyebutkan pihaknya masih dalam penyelidikan di lapangan apakah murni kelalaian karyawan atau kelalaian pihak perusahaan. "Kita masih bekerja sembari kita minta laporan uji riksa seluruh peralatan yang ada di perusahaan.

Untuk 2 korban karyawan yang terkena rebusan minyak kelapa sawit, Nasri menyebutkan bahwa pihak perusahaan melalui manageman telah menyanggupi seluruh biaya pengobatan korban.

"Kita meminta jika diperlukan dirujuk ke Pekanbaru agar segera dirujuk. Namun dari keluarga korban tetap bersikeras korban dirawat di Rumah Sakit Efarina," ungkap Nasri.

Sementara itu, Anggota DPRD Pelalawan Rustam Sinaga yang telah turun ke lokasi pabrik menyebutkan pihak management berjanji untuk tetap membayar gaji karyawan selama masa perawatan dan tetap mempekerjakan keduanya.

"Managemant punya itikad baik untuk penyembuhan korban, dan ke depannya akan dilakukan chek-up kesehatan terhadap keduanya. Management PT JPKS juga akan mengikuti permintaan Disnaker untuk sesegera mungkin melaporkan uji riksa seluruh peralatan yang ada di perusahaan," tutupnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini