Diskes Pelalawan Pastikan Fogging Berbayar Ilegal

Redaksi Redaksi
Diskes Pelalawan Pastikan Fogging Berbayar Ilegal
Ilustrasi

PELALAWAN, riaueditor.com - Keberadaan sejumlah pemuda yang melakukan fogging atau pengasapan memberantas sarang nyamuk demam berdarah di tengah-tengah masyarakat namun berbayar dipastikan oleh Dinas kesehatan adalah kegiatan ilegal.  

"Kami pernah melapor keberadaan orang-orang yang melakukan fogging ke Polsek Pangkalan Kerinci dan disepakati mereka tidak melakukan kegiatan fogging kembali. Kalau ada kegiatan fogging lalu meminta bayaran atau uang apalah namanya itu ilegal. Kegiatan fogging harus jelas bahan apa yang disemprotkan, jangan asal fogging ternyata bahannya berbahaya. Harus ada izin dari Dinas Kesehatan," papar Asril M.Kes kepada riaueditor.com, Jumat (26/6/2020).

Ditambahkannya, kegiatan fogging harus mendapat rekomendasi dari Dinas Kesehatan begitu juga para petugasnya terdata. 

"Tidak ada bayaran atau uang sukarela semuanya gratis. Makanya jika ada ditemukan orang yang melakukan fogging dan meminta bayaran segera lapor RT/RW dan pihak kecamatan untuk tindak lanjut," bebernya.

Hal senada juga disampaikan salah satu anggota DPRD Pelalawan, Faisal SE,M.Si yang menyampaikan keresahan masyarakat soal keberadaan sekelompok orang yang melakukan fogging di Pangkalan Kerici beberapa hari belakangan ini. 

"Ya, warga melapor ada kegiatan fogging namun berbayar. Mereka bayar variasi ada Rp.5 ribu Rp.10 ribu setiap rumah, bahkan ada warga yang bayar Rp.20 ribu. Inikan sudah tidak benar. Saya pribadi kemaren langsung mendatangi mereka dan mengecek ktp mereka yang rata-rata dari Pekanbaru. Saya berharap ada tindakan nyata terhadap mereka ini yang melakukan fogging ilegal. Kita tidak tau bahan yang dipakai mereka. Kalau perlu laporkan ke aparat. Kita minta RT/RW dan Camat agar lebih tanggap," tukasnya. (ZoelGomes)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini