Catut Nama BKD Pelalawan, Masyarakat Diminta Waspada Aksi Penipuan

Redaksi Redaksi
Catut Nama BKD Pelalawan, Masyarakat Diminta Waspada Aksi Penipuan
Kepala BKD Pelalawan, Andi Yuliandri SKom
PELALAWAN, riaueditor.com – Sepekan terakhir ini, beredar isu yang cukup kencang terkait penerimaan tenaga honorer di lingkungan Dinas Pendidikan yang mengatasnamakan BKD Pelalawan. Di sejumlah Kecamatan ada oknum yang menghubungi sejumlah orang yang mengaku-ngaku sebagai Pegawai BKD Pelalawan. Ia menyebarkan SMS ke beberapa Kepala Sekolah yang dapat dilihat pada Screenshoot sms sebagai berikut:

Ketika mendapatkan sms tersebut, si penerima menelepon kembali dan mengkonfirmasi maksud dan tujuan pendataan tenaga honor tersebut tersebut. Si pengirim yang mengaku bernama Yunus tersebut menyampaikan bahwa ada pendataan tenaga honorer tersebut adalah untuk keperluan proses pengangkatan jadi CPNS. Salah seorang penerima sms yang mencurigai hal ini segera mengkonfirmasi ke BKD Pelalawan tentang kebenaran berita ini. Pihak BKD Pelalawan serta merta langsung membantah pemberitaan ini, karena informasi ini tidak benar.

"Kemarin ada yang datang ke saya dan bilang bahwa saya meminta uang sebesar Rp.490 ribu agar bisa menjadi Tenaga Honor atau pengangkatan PNS. Yang benar saja, dasar kita pengangkatan itu surat Menpan RB dan mana ada ceritanya pakai minta-minta uang. Ini jelas jaringan mulai dari Yunus yang mengaku pegawai BKD dan Andi palsu yang mengaku Kepala BKD yang terus menerus membujuk calon korban untuk mentransfer uang. Makanyaa kita minta masyarakat waspada. Segera datangi BKD Pelalawan jika terdapat upaya praktek penipuan seperti ini," terangnya.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Pelalawan, Andi Yuliandri SKom, menyatakan cukup geram akan hal ini, karena isu yang beredar cukup meresahkan masyarakat. Beliau menyatakan bahwa hal ini acapkali terjadi, bukan hanya di Kabupaten Pelalawan tapi juga daerah lain.

"Memang untuk berita seperti ini, kita selalu mendapat konfirmasi dari pihak UPTD Dinas Pendidikan yang berada di Kecamatan, maupun kepala sekolah yang bersangkutan yang kebetulan sedang mengunjungi BKD, kami dapat segera mengkonfirmasinya, akan tetapi yang saya khawatirkan tentang isu ini adalah jika ada yang percaya, karena mungkin saja kalau percaya pelakunya akan meminta sejumlah uang, dengan alasan tertentu," jelas Andi.

Andi pun menyampaikan, "Harap kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap cerdas dan cermat dalam menyikapi segala isu yang beredar di masyarakat, karena di setiap pemberitaan ataupun pengumuman penting, BKD pasti selalu melayangkan surat resmi, selain itu juga melalui pemberitaan di Website BKD Pelalawan".

"Si oknum ini mengaku bernama Yunus, sedangkan di BKD Pelalawan tidak ada satupun Pegawai kami yang bernama Yunus, sudah terang ini penipuan!," tegas Andi.

Andi menambahkan, "Andaikata ada informasi yang mencatut nama saya sekalipun, harap untuk segera mengkonfirmasinya ke BKD Pelalawan, untuk itu jangan segan singgah untuk bertanya langsung tentang segala informasi kepegawaian di BKD Pelalawan," tutup Andi.(rls-BKD/Zoel)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini