Bupati Tegaskan Usulan Pimpinan SKPD Tetap Berbasis Kinerja dan Bentuk Team Work Solid

Redaksi Redaksi
Bupati Tegaskan Usulan Pimpinan SKPD Tetap Berbasis Kinerja dan Bentuk Team Work Solid
zul/riaueditor.com
HM Harris Bupati Pelalawan saat meninjau pelaksanaan MTQ ke XV Tingkat Kabupaten Pelalawan yang tengah berlangsung ditaman kreatif depan Kantor Bupati Pelalawan, Minggu (4/9/2016)
PELALAWAN, Riaueditor.com - Terkait usulan dari salah seorang anggota Dewan yang mengusulkan agar pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mempresentasikan inovasi saat dilakukan assesment, Bupati Pelalawan HM Harris menyambut baik usulan tersebut. Namun Bupati tetap mengingatkan bahwa penempatan suatu jabatan harus berbasis kinerja, mengingat roda Pemerintahan kedepannya sangat membutuhkan team work yang solid.

"Ya kita nilai usulan itu sangat bagus dan kita apresiasi, untuk menjadi masukan dan pertimbangan. Namun yang terpenting, kita berkomitmen untuk menempatkan pejabat di jabatan struktural dengan berbasis kinerja. Sama halnya dengan evaluasi honorer, juga dilakukan berbasis kinerja," ujar Bupati Harris kepada riaueditor.com pada Minggu (4/9/2016) malam usai meninjau pelaksanaan MTQ ke XV Tingkat Kabupaten Pelalawan yang tengah berlangsung ditaman kreatif depan Kantor Bupati Pelalawan.

Capaian target sambung Bupati, tanggung jawab termasuk tingkat kehadiran absensi dan disiplin sangat menjadi pertimbangan. Perampingan SOTK untuk lebih efektif dan efisien dalam fungsi dan tugas kerja, paparnya.

Dilanjutkan Bupati, kedepannya sangat dibutuhkan team Work yang Solid dengan capain target yang jelas dan tepat sasaran, sesuai yang tertuang dalam misi visi RPJMD 2016- 2021. Kenapa harus jelas dan tepat sasaran? Bupati punya alibi akan menjadi permasalahan, jika serapan anggaran yang sampai target, namun tidak tidak tepat sasaran.

"Semuanya harus terukur, oleh sebab itu kedepan bukan soal capaian target saja namun serapan anggrannya harus lebih jelas terinci dan tepat sasaran.Kalau hanya sekedar mencapai serapan anggaran saja yang lain juga bisa," tegasnya.

Dengan adaanya 19 Dinas dan 4 Badan lanjut Bupati, diakuinya akan banyak pejabat eselon II, III dan IV yang tidak lagi duduk sebagai pejabat struktural.

Ia menguraikan ada sekitar 130 lebih pejabat yang akan menjadi pejabat fungsional nantinya. Dia menegaskan perampingan SOTK ini nantinya belanja modal akan bertambah, dengan harapan hasil yang maksimal.

"Tentu disini kita banyak penghematan disaat kondisi pengurangan anggaran daerah. Namun kita tetap optimis dan tetap bekerja dengan target-target yang ingin dicapai. Semuanya butuh extra kerja keras, kita yakin bisa keluar dari kondisi yang sulit saat ini dan akan kembali normal sedia kala," tutupnya. (zul)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini