Hadiri Perayaan 10 Muharram 1439 Di Tapung,

Bupati Aziz Santuni Anak Yatim dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes

Redaksi Redaksi
Bupati Aziz Santuni Anak Yatim dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes
sy/riaueditor.com
Bupati Kampar, H Azis Zaenal melatakkan batu pertama tanda dimulai pembangunan Pondok Pesantren Darul Quran Al-Kiram di Desa Sari Galuh Kecamatan Tapung, Sabtu (30/9/2017).

KAMPAR, riaueditor.com - Bupati Kampar, H Azis Zaenal beserta Wakil Bupati Catur Sugeng Susanto didampingi Sekda Kampar Yusri dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kampar, Sabtu (30/9/2017) menghadiri acara perayaan 10 Muharram 1439 di Desa Sari Galuh Kecamatan Tapung.

Dalam kesempatan itu, Azis Zaenal menyantuni anak yatim piatu dan memberikan bantuan pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Qur'an Al-Karim sekaligus meletakkan batu pertama tanda dimulai pembangunan Ponpes tersebut.

Peringatan 10 Muharram merupakan wadah silaturrahmi antar sesama dan dapat mempererat serta meningkatkan tali persaudaraan dan rasa kasih sayang. Hilangkan perbedaan diantara kita, mari bersatu, karena sudah saatnya kita membangun demi kemajuan Kabupaten Kampar.

Saat ini Pemerintah Daerah sedang berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Tiga I yakni Infrastruktur, Insvestor dan Industri yang semuanya bermuara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ungkap Azis Zaenal. 

Selain itu Azis Zaenal mengatakan bahwa Pemerintah Daerah dengan dana yang minim berusaha untuk meratakan pembangunan disegala lini, tetap mengacu kepada skala prioritas dan lebih dibutuhkan masyarakat, agar pembangunan yang dibangun terasa manfaatnya bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Kampar tidak akan mampu dan sanggup sendirian menggapai hal itu tanpa kerjasama antara, Alim Ulama, Cerdik Pandai serta elemen masyarakat, ujarnya.

Azis Zaenal juga berpesan kepada Kepala Desa untuk memanfaatkan Anggaran Dana Desa se efisien mungkin, tetap mengacu kepada skala prioritas, mana yang lebih dibutuhkan masyarakat, dan berhati-hati dalam mengelola dana tersebut agar kepala Desa tidak berurusan dengan aparat penegak hukum.

Pengurus pesantren Eko Mulyono dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini Ponpes Darul Quran Al-Karim hanya memiliki dua lokal untuk MTs dan MA. Ponpes Darul Qur'an Al-Kiram masih kekurangan 5 lokal, 3 lokal untuk MTs dan 2 lokal untuk MA tempat belajar para santri. (Rls/Syailan Yusuf)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini