Banyak Bangunan Liar Berdiri di Tanah Bandara, Hatta Munir Minta Bandara Japura Diaudit

Redaksi Redaksi
Banyak Bangunan Liar Berdiri di Tanah Bandara, Hatta Munir Minta Bandara Japura Diaudit
Ketua LSM MPR Ber-Nas Kabupaten Inhu, Hatta Munir
RENGAT, riaueditor.com - Mantan Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang juga Ketua LSM Masyarakat Peduli Reformasi Berwawasan Nasional (MPR Ber-Nas) Kabupaten Inhu Hatta Munir meminta agar BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan) Untuk melakukan Audit terhadap Bandar Udara (Bandara) Japura Kecamatan Lirik Kabupaten Inhu.

Hal ini sehubungan dengan banyaknya bangunan liar yang berdiri di Tanah milik bandara yang ada di sepanjang jalan lintas Timur Desa Japura Kecamatan Lirik.

"Dari hasil investigasi Tim LSM MPR Ber-Nas disepanjang jalan lintas timur Pekanbaru-Jambi banyak berdiri bangunan liar ditanah milik bandara japura". Katanya kamis (23/6).

Untuk itu pihaknya mendesak Auditor (BPKP-Red) untuk melakukan audit terhadap Aset Bandara Japura Kecamatan Lirik Kabupten Inhu tersebut,

"Bangunan liar yang berdiri ditanah bandara japura tersebut digunakan oleh warga untuk tempat usaha warung makan/minum dan usaha tambal ban dan lain-lain", ujarnya..

LSM MPR Bernas mempertanyakan Legalitas keberadaan bangunan liar tersebut, apakah disewakan kepada masyarakat sudah melalui persedur yang ditentukan, sesuai Undang Undang Penerima Negara Bukan Pajak (PNBP) seperti penerimaan pemanfaatan sumber daya alam dari hasil pengelolaan kekayaan Negara yang dipisahkan.

"Semenjak beroperasi Lapangan Terbang Bandara Japura sudah ada berdiri banggunan liar khususnya lokasi lahan disepanjang Jalan Lintas Timur Pekan Baru-Jambi", ujarnya lagi.

Hasil sewanya apakah sudah di stor kenegara melalui kementrian keuangan, apalagi belakangan ini keberadaannya banyak menuai protes terutama sekali dari masyarakat desa Sidomulyo Kecamatan Lirik kabupaten Inhu.

Menurutnya lapangan lerbang bandara japura bagian dari aset negara yang dikelolah oleh Direktorat Jendral Perhubungan.

Kepala Unit Direktorat Jendral Perhubungan Udara (Ka Unit Ditjen Hubud) Pelayanan Bandara Japura, Mark Ferdinand Pangabean, SE, ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan sudah menyewakan lahan kepada masyarakat tujuannya juga termasuk kepedulian kami dengan masyarakat disekitar lingkungan bandara, ujarnya singkat. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini