Asessment Pemko Pekanbaru Diduga Ada Nego

Redaksi Redaksi
Asessment Pemko Pekanbaru Diduga Ada Nego
Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti
PEKANBARU, riaueditor.com - Menyoroti proses asessment yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) dalam hal ini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) selaku tim Panitia Seleksi (Pansel) terus dikecam DPRD Kota Pekanbaru. Meski sejak awal dikritisi asessment dianggap coba-coba kali ini BKD memperpanjang proses asessment untuk 12 satker dan terkesan mengulur, diduga kuat ada nego.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti menganggap perpanjangan proses pendaftaran assessment yang dilakukan BKD diduga kuat ada nego-nego.

"Tim pansel terkesan mengulur waktu sehingga diundur pelaksanaan. Saya melihat ada negosiasi kepala satker supaya masuk prediksi," ungkap Ida ketika dikonfirmasi, Senin (9/3).

Menurut Ida, dengan diulurnya masa pendaftaran BKD dianggap tidak konsekuen dengan waktu yang sudah ditetapkan.

"Masalah sepi peminat, kalau memang mau mengikuti aturan, kalaulah sudah ada yang mendaftar untuk lowongan tersebut, meskipun sepi peminat ya harus dilanjutkan, harus konsekuen disitu lah BKD," tegasnya.

Disebutkan Ida, BKD sudah berjanji akan mengumumkan semua peserta yang mendaftar dari hasil seleksi administrasinya. "Kami tidak peduli itu, komitmennya itu yang dipertanyakan," tambahnya.

Soal adanya aturan bahwa untuk satu satker itu baru bisa dilanjutkan harus ada tiga peserta, hal ini boleh menjadi aturan yang mau dipakai, namun jika tidak ada bagaimana?

"Artinya, biar nampak dan biar transparan maka BKD harus mengumumkan nama-nama dan satker mana yang dipilih oleh peserta itu, dan berapa orang yang ikut. Kan jelas, jangan pula di tutup-tutupi lagi karena persoalan ini sudah menjadi persoalan publik untuk mengetahuinya," ungkap Politisi dari Partai Golkar. (eza)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini