Anggaran Tahun 2015 Turun, SKPD Harus Efektif dan Efesien

Redaksi Redaksi
Anggaran Tahun 2015 Turun, SKPD Harus Efektif dan Efesien
ist.net
SIAK, riaueditor.com- Dengan terlebih dahulu melaksanakan Musrenbang Desa/Kelurahan dan Musrenbang Kecamatan dan diteruskan dengan rapat Forum SKPD tahun 2014. Dari hasil Musrenbang tersebut, ada beberapa prioritas usulan program dan kegiatan yang telah disaring dan akan dianggarkan ke dalam APBD Kabupaten Siak tahun 2015 mendatang.

Diantaranya bidang Infrastruktur, peternakan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia,kesehatan dan di bidang pembangunan ekonomi kerakyatan.Demikian perihal ini paparkan

Ketua Bappeda Kabupaten Siak Drs H Yan Prana Jaya M.Si dalam Rapat Forum SKPD tahun 2014 di lantai II Kantor Bupati Siak mengatakan bahwa Musrenbang perlu mendapat perhatian yang komprehensif dari masing- masing SKPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak, mengingat kemampuan keuangan Tahun 2015 nanti tidak jauh berbeda dengan keuangan tahun 2014 ini. Artinya setiap rupiah yang akan kita keluarkan harus secara efektif dan se efisien mungkin, ujarnya.

Menurut Yan Prana, dari data yang ada di DPPKAD Kabupaten Siak, pendapatan daerah tahun 2015 di proyeksikan sebesar Rp 1,958 Triliun, dibandingkan tahun 2014 sebesar 2,095 triliun, terjadi penurunan pendataan daerah sebesar Rp 135 miliar, atau turun sebesar 6,54 persen.

Pendapatan asli daerah, PAD mengalami kenaikan dimana pada tahun anggaran 2015 di proyeksikan sebesar Rp 277,644 miliar lebih, atau naik sebesar Rp 11,396 miliar lebih, bila dibandingkan pada APBD tahun 2014, yaitu sebesar Rp 266.247 Miliar atau 4,28 persen.

Sedangkan dana perimbangan pada tahun anggaran 2015 diproyeksikan sebesar 1,542 Triliun, atau turun sebesar Rp 131.808 miliar bila dibandingkan pada tahun 2014 sebesar Rp 1,674 triliun, atau terjadi penurunan sebesar 7,87 persen.

Untuk pendapatan lain-lain yang sah, dimana tahun 2015 diproyeksikan atau ditargetkan sebesar Rp137,880 miliar, atau turun sebesar Rp16,587 miliar dibanding tahun 2014 sebesar 154,468 miliar atau terjadi penurunan sebesar 10.74 persen.

Sedangkan untuk belanja daerah tahun 2015 di Proyeksikan sebesar 2,258 Triliun dengan komposisi belanja tidak langsung sebear Rp941,774 mliar atau 41,70 persen dari total belanja daerah dan tidak langsung sebesar Rp 1,316 Triliun atau 58,30 persen dari total belanja daerah.

Oleh sebab itu, apa bila di bandingkan tahun 2014 belanja daerah sebesar 2,258 triliun atau turun sebesar 15,75 persen sedangkan pembiayaan daerah tahun 2015 mengalami defisit seebsar 300 Milyar.(adi)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini