5,3 Persen Rumah Tangga di Kampar Belum Berlistrik, Camat dan Desa Diminta Inventarisasi

Redaksi Redaksi
5,3 Persen Rumah Tangga di Kampar Belum Berlistrik, Camat dan Desa Diminta Inventarisasi
Rapat koordinasi antara Pemkab Kampar dengan PLN.(Foto: Ist)

KAMPAR - Menindaklanjuti audiensi bersama pihak PLN beberapa hari lalu terkait data rumah tangga yang belum berlistrik dan rumah tangga non PLN, PJ Bupati Kampar Muhammad Firdaus SE, MM kembali melaksanakan rapat koordinasi dengan pihak PLN Selasa semalam di Kantor Bupati Kampar.

Dari rapat koordinasi ini nantinya data yang ada dapat sinkron dan update dan dapat diambil langkah-langkah tindak lanjut oleh pihak PLN agar pencapaian pencapaian masyarakat yang sudah berlistrik mencapai 100 persen.

Rapat ini juga dalam rangka mengupayakan peningkatan rasio elektrifikasi (RE) pascapemberlakuan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, bahwa kewenangan ketenagalistrikan dialihkan sepenuhnya ke pemerintah provinsi.

Berdasarkan visi-misi gubernur Riau dan wakil gubernur Riau melalui RPJMD 2019-2024, salah satunya adalah meningkatkan cakupan pelayana listrik bagi rumah tangga.

Di Kabupaten Kampar, saat ini terdata masyarakat yang sudah berlistrik sebanyak 94,7 persen dan yang belum berlistrik sebanyak 5,3 persen atau setara dengan 12. 232 rumah tangga dari 234.343 Rumah tangga di Kampar. Angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan dengan persentase sebesar 92.8 persen.

"Kita berharap sebanyak 5.3 Persen rumah tangga ini dapat segera dialiri listrik, ini merupakan tanggung jawab kita semua dalam pemenuhan kebutuhan dasar," kata Firdaus.

Kepada pihak kecamatan dan desa agar segera melakukan inventarisasi rumah tangga yang belum terlayani listrik. Secara bertahap, di tahun 2024 agar 100 persen rumah tangga di Kampar bisa teraliri listrik.

Maneger UP2K Riau, Agus Fitryansyah, nantinya seluruh hasil rapat ini akan dimasukkan ke perencanaan kerja ke depan, sehingga ketersediaan listrik bagi rumah tangga dan non rumah tangga PLN dapat tercukupi secara keseluruhan.

"Tahun 2023 ini kita telah melaksnakan kegiatan pengadaan pemasangan tiang listrik, jaringan dan travo," kata Agus.

Agus menegaskan, PLN memerlukan data ril rumah tangga yang belum berlistrik dan rumah tangga non PLN.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini