Selesaikan Masalah Gas 3 kg, Komisi II Bakal Panggil Pertamina dan Disperindag

Redaksi Redaksi
Selesaikan Masalah Gas 3 kg, Komisi II Bakal Panggil Pertamina dan Disperindag
Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, H Darnil SH
PEKANBARU, riaueditor.com - Menyikapi persoalan masyarakat yang terjadi saat ini terhadap kelangkaan gas, mahal dan terjadi pengurangan isi, Komisi II dalam waktu dekat bakal panggil Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) dan juga Pertamina guna menyanyakan persoalan yang terjadi dilapangan.

" Kita akan melakukan pemanggilan terhadap Pertamina dan Disperindag Kota Pekanbaru. Hal ini kita lakukan gina mengetahui secara pasti penyebeb kalangkaan,kemahalan dan pengurangan isi gas bisa terjadi," kata anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Darnil ketika dikonfirmasi, Kamis (15/10).

Meski begitu, Darnl juga minta kepada Pemerintah kota Pekanbaru melalui Desperindag kota Pekanbaru untuk turun kelapangan untuk melihat persoalan yang terjadi.

" Memang selama ini masyarakat sudah banyak merasakan kekecewaan atas kelangkaan dan mahalnya gas 3 kilo. Kita minta Pemerintah segera mengambil tinfakan segera," jelas Darnil.

Darnil menilai kelangkaan gas terjadi akibat permainan oknum yang sengaja melakukan penimbunan. Terlebih banyaknya pengguna gas 12 kilo beralih kelas 3 kilo.

" Untuk itu, kita meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru untuk menyelesaikan persoalan kenaikan dan kelangkaan gas melon ini," pintanya.

Jika tidak ada solusi dan tindakan tegas dari dinas terkait maka persoalan ini akan terus seperti ini. Makanya perlu dilakukan tindakan tegas. "Segera cek ke lapangan, bila ditemukan adanya pelanggaran beri penindakan tegas. Bila Disperindag tidak sanggup bekerja, lebih baik mundur saja," tegas Darnil.(eza)

Tag:

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini