Said Ingatkan Wako Mutasi Jangan Atas Dasar Suka atau Tidak Suka Saja!

Sentil Satu Kadis Pegang Dua Dinas
Redaksi Redaksi
Said Ingatkan Wako Mutasi Jangan Atas Dasar Suka atau Tidak Suka Saja!
Said Usman Abdullah
PEKANBARU, riaueditor.com - Ketua fraksi (PPP,PKS, Nasdem), Said Usman Abdullah mengkritisi proses mutasi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) dalam hal ini Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT yang dilakukan baru-baru ini. Pasalnya Said menuding mutasi yang dilakukan dinilai atas dasar suka atau tidak saja.

"Penggantian pejabat atau mutasi pejabat dilingkungan Pemko Pekanbaru harusnya mengikuti aturan ASN, seperti harus melalui Fit and Properties dan penyeleksian pejabat yang akan dimutasi. Jadi, sistem mutasi pejabat dilingkungan Pemko Pekanbaru bukan berdasar suka atau tidak suka, tetapi ada proses yang dilalui oleh dinas terkait khususnya BKD untuk melakukan seleksi pejabat yang akan dimutasi," kritik Said ketika dikonfirmasi dikantornya, Senin (25/7)

Upaya yang semestinya dilakukan Pemko dalam hal ini Walikota Pekanbaru, kata Said bisa memanggil kepala Dinas terkait untuk mempertanyakan serta mengevaluasi kinerja bawahannya, apakah kinerja kepala Dinas tersebut bisa bekerja atau tidak, terutama dalam mendukung program Walikota Pekanbaru.

"Kalau hal ini tidak dilakukan oleh Walikota Pekanbaru melalui BKD kota Pekanbaru, tentu hal ini bisa menimbulkan pandangan yang lain dari masyarakat. Sebenarnya kita juga menginginkan agar sistem ataupun proses mutasi pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru berjalan secara profesional dan terbuka," jelas Said.

Said juga mengaku bahwa sistim mutasi ASN ada aturan mainnya, seperti, adanya beberapa pejabat yang mendaftar, mengikuti tes serta sampai ada fakta integritasnya. Sehingga hasil mutasi tersebut benar-benar fair tanpa ada pandangan miring dari masyarakat.

"Kalau sistem mutasi pejabat tanpa ada mengikuti aturan ASN, tentu hal ini akan memunculkan dampak yang tidak baik, maka akan muncul gep antara yang senang dan tidak. Kalaulah hal ini terjadi, kita sangat menyayangkan, sebab hal ini juga menganggu pelayanan masyarakat," bebernya.

Said juga menyentil satu Kadis memegang dua satker yakni yang dipengang oleh Kadis Bina Marga, Zulkifli Harun yang juga memegang plt DKP.

"Belum tentu satu dinas bisa diselesaikan dengan baik pekerjaannya. Apalagi juga di bebankan jadi  Plt ditengah persoalan nasional saat ini yakni memegang Plt DKP juga. Sedangkan menjadi Kepala Dinas Defenitif saja belum tentu bisa bekerja secara maksimal, apalagi tambah Plt," sebut Said. (eza)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini