Reses Dewan, Masyarakat di Empat Kecamatan Minta Air Bersih

Redaksi Redaksi
Reses Dewan, Masyarakat di Empat Kecamatan Minta Air Bersih
ist.net
PKL.KERINCI, riaueditor.com - Pada reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan dari daerah pemilihan (Dapil) 3 yakni kecamatan Ukui dan Kerumutan serta Dapil 4 terdiri dari kecamatan Pangkalan Lesung dan Pangkalan Kuras. Dari hasil serapan aspirasi anggota dewan yang terjun langsung ke bawah, selain infrastruktur, semua warga di 4 kecamatan meminta supaya pemerintah mengatasi persoalan sumber air bersih di 4 kecamatan tersebut.

Seperti yang disampaikan  ketua rombongan reses DPRD dapil 3 Imustiar SIP mengaku dari hasil reses timnya dari Dapil 3 yang terdiri dari H.Kasyadi, Sudirman Laham, Hj.Replita, Rinto, Ade irawan dan dirinya sendiri menyampaikan hasil serapan aspirasi dari warga di dua kecamatan yakni kecamatan Ukui dan Kerumutan, mereka mengharapkan selain sejumlah Infrastruktur, saat ini mereka masyarakat di dua kecamatan tersebut mendambakan sumber air bersih.

"Jadi masyarakat di dua Kecamatan disana itu mereka meminta pembangunan infrastruktur jalan aspal baik di Ukui maupun di Kerumutan, selain itu juga bangunan gedung sekolah serta listrik, tapi yang lebih dominan masyarakat di dua kecamatan itu mereka minta pasokan sumber air bersih dan itu hampir di setiap kali di lakukan pertemuan tatap muka sebab kalau memasuki musim kemarau panjang, warga kesulitan untuk mendapatkan air bersih," kata Imustiar.

Permintaan yang sama juga datangnya dari masyarakat dapil 4 yang terdiri dari dua kecamatan yakni kecamatan Pangkalan Lesung dan kecamatan Pangkalan Kuras, dari hasil reses dewan dari pemilihan Dapil 4 yang terdiri dari Nasarudin SH MH, Baharudin SH, H.Oerpan, H.Rahman Widjayanto, Habibi Hapri. Abdul Muzakir. H.Mukhlis Ali dan Suprianto Agustinus juga sama dengan permintaan masyarakat dari dapil 3.

Seperti yang disampaikan oleh Baharudin selaku anggota DPRD Pelalawan dari Dapil IV, beliau menyampaikan selain infrastruktur, mereka masyarakat di dua kecamatan tersebut baik di Pangkalan Lesung ataupun di pangkalan Kuras meminta supaya pemerintah daerah mengatasi permasalahan sumber air bersih di dua kecamatan tersebut.

"Jadi saya menilai bahwa kebutuhan air bersih ini di Dapil III dan Dapil IV. Memang sangat dibutuhkan, apa lagi setiap memasuki musim kemarau panjang, mereka yang tinggal disana selalu mengeluh terhadap kekurangan sumber air bersih, dan ini solusinya bukan di bangunkan pembangunan sumur bor melainkan harus ada pengelolaan PAM yang lebih maksimal," ungkap Baharuddin.

Bahar juga mengatakan bahwa sebenarnya yang lebih efektif penanganan pengadaan sumber air bersih memang harus PAM, apa lagi saat ini ada sumber air yang tidak pernah surut seperti air Sungai Kampar yang dapat dimanfaatkan untuk Air PAM, dan hal tersebut dianggap bisa menjadi solusi terbaik daripada harus membuat sumur bor.

"Tapi karena kebutuhan air bersih ini cukup banyak dan perlu kajian yang cukup matang terhadap pembangunan pengelolaan airnya dari air sungai menjadi air layak konsumsi maka hal ini nantinya akan kita bahas bersama dengan Bupati dalam hal ini pemerintah daerah, sehingga nantinya bisa terealisasi dan dengan begitu masyarakat tak lagi kesulitan untuk memperoleh air bersih walaupun di musim kemarau panjang di 4 kecamatan tersebut," kata Bahar. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini