Rawan Laka dan Polusi, Dewan Minta Peningkatan Jalan Acces Road RAPP

Redaksi Redaksi
Rawan Laka dan Polusi, Dewan Minta Peningkatan Jalan Acces Road RAPP
Rawan Laka dan Polusi, Dewan Minta Peningkatan Jalan Acces Road RAPP.
PKL.KERINCI, riaueditor.com - Semakin banyaknya kejadian kecelakaan lalu lintas dan polusi udara akibat debu di jalan access Road RAPP membuat gerah anggota Dewan. Salah satunya anggota Komisi III DPRD Pelalawan Said Mashudi angkat bicara.

"Saat ini ada 2 permasalahan di Jalan Acces Road RAPP sebagai jalan produksi perusahaan besar bubur kertas di Asia Tenggara tersebut. Pertama soal kondisi jalan hingga menyebabkan banyak terjadi kecelakaan lalu lintas hingga memakan korban jiwa. Selanjutnya adalah masalah polusi udara dan mengganggu kesehatan yang diakibatkan oleh debu jalan," ucap Said Mashudi Anggota Komisi III DPRD Pelalawan dari Partai Golkar ini dengan tegasnya kepada riaueditor usai buka bersama di Kantor DPRD, Senin (6/7/2015).

Menurut pengakuan Said Mashudi, Komisi III kerap kali melakukan pertemuan dan hearing dengan pihak PT RAPP terkait masalah peningkatan jalan acces Road RAPP ini.

"Dulu kita pernah minta kepada perusahaan agar KM 1 hingga KM 7 lahannya dibebaskan agar jalan bisa dibangun Pemkab Pelalawan. Selebihnya tanggung jawab RAPP. Dilakukan peningkatanlah seperti diaspal. Sehingga tidak rawan laka lantas begitu juga debu tidak akan timbul," ungkapnya.

Said Mashudi juga meminta kepada Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pelalawan membuat catatan dampak terhadap lingkungan yang disebabkan oleh debu jalan yang berkerikil dan berpasir ini.

"Kalau ada catatan dari BLH akan menjadi referensi kita dalam memberikan masukan serta bahan kepada pihak perusahaan. Saya menilai jalan Acces Road PT. RAPP sudah layak dilakukan peningakatan jika perlu diaspal. PT.RAPP jangan egois dan mengejar keuntungan saja tapi juga harus memikirkan kebutuhan daerah dan masyarakat," tukasnya.

Dikatakan Said Mashudi, jalan acces road RAPP dinilai sudah sangat parah. "Jika musim kemarau debu bertebangan seperti kabut, jika musim hujan akan becek. Debu dan becek sama bahayanya buat pengendara yang melintas dijalan ini. Jadi perusahaan diminta kepeduliannya. Mau sampai kapan jalan seperti ini dan hanya bermodal disiram air menggunakan truk bak. Ini tidak akan pernah efektif," tutupnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini